Tulisan ini seharusnya saya tulis beberapa hari yang lau setelah saya mendapatkan Ubuntu 10.04 Lucid Lynx menggunakan Prozilla. Namun, karena saya lebih dahulu mengisi aplikasi-aplikasi yang saya butuhkan di Ubuntu, sehingga membuat saya melupakan tulisan tentan review Ubuntu 10.04 Lucid Lynx. Selain itu, banyaknya blog yang membahas tentang Ubuntu 10.04 Lucid Lynx LTS, membuat saya mencoba untuk mengulur waktu hingga saya merasa siap untuk mengeluarkan review pribadi tentang Ubuntu terbaru ini. Berikut ini beberapa catatan tentang Ubuntu 10.04 Lucid Lynx menurut saya secara pribadi.
1. Booting dan juga logoff yang semakin cepat dibandingkan dengan versi-versi terdahulunya. Hal ini membuat Ubuntu 10.04 Lucid Lynx sebagai Ubuntu dengan booting yang paling cepat saat ini. Hanya membutuhkan waktu beberapa detik untuk bisa digunakan secara normal setelah anda mengaktifkan Ubuntu 10.04.
2. Tampilan desktop yang berwarna Ungu, serta panel berwarna hitam yang menjadikan Ubuntu ini terlihat elegan.
3. Tampilan menu standar Ubuntu membuat saya harus merubah menu standar dengan gnomenu agar lebih mudah untuk digunakan.
4. Window panel yang berada di sebelah kiri, mengingatkan saya pada Ubuntu 9.10 Karmic Koala yang saya buat mac look menggunakan Mac4Lin.
5. Kurangnya aplikasi Grafis seperti GIMP membuat saya harus menginstallnya secara terpisah.
6. Saat install LMMS, tidak disertai dengan Wine atau windows emulator sebagai VST atau VST(i) Loader. Sehingga saya harus menginstall wine secara terpisah.
7. Berbagai aplikasi tambahan masih kurang menarik bagi saya.
8. Partisi harddisk yang lain tidak terkunci atau harus kita autentifikasi terlebih dahulu. Sehingga mempercepat akses pindah antar partisi.
Walaupun beberapa kelebihan dari Ubuntu 10.04 Lucid Lynx LTS membuat saya tertarik dan berjuang untuk mendapatkannya, namun saat ini saya masih betah menggunakan Ubuntu 9.10 Karmic Koala yang telah saya custom dengan berbagai aplikasi yang penting. Walaupun Helena telah tersingkir karena saya lebih membela Ubuntu 10.04 Lucid Lynx, namun Ubuntu terbaru ini masih tetap menjadi OS kedua setelah Ubuntu 9.10 Karmic Koala saya. Inilah sedikit review pribadi dari saya tentang Ubuntu 10.04 Lucid Lynx.
walah … sudah komplet toh (woot) . btw kalau soal dual boot dengan wincrot gimana mas
katanya pertama kali install partisi windows tidak dikenali? waduh (doh) padahal data saya semua ada di partisi windows
.-= rangga aditya´s last blog ..Installing Ubuntu 10.04 LTS =-.
@rangga aditya, Bisa dikenali dengan baik koq. Ada dua partisi harddisk notebook yang menggunakan NTFS, bisa terbaca dengan baik. Tidak ada masalah.
Jadi pengen nyoba lagi ni, dulu nyoba install malah partisi kehapus
soalnya masih butuh windows juga si buat kerjaan
.-= bloggersdiary´s last blog ..Mexico vs Angola 2010 =-.
udah gak diragukan lagi untuk bootingnya, kuenceng!!
masih dibutuhkan penelesuran lebih dalam lagi mas!!
salam,
racha88
wah..saya mau mesen CD ubuntu lucid lynx tapi barangnya lg di rumah, bukan di kost saya T.T
ntar deh saya dual sama 7 hehe..
.-= Evet Hestara´s last blog ..Blogging Point Blank =-.