Posts Tagged ‘ubuntu 9.10’
Sedikit review pribadi tentang Ubuntu 10.04 Lucid Lynx LTS
Tulisan ini seharusnya saya tulis beberapa hari yang lau setelah saya mendapatkan Ubuntu 10.04 Lucid Lynx menggunakan Prozilla. Namun, karena saya lebih dahulu mengisi aplikasi-aplikasi yang saya butuhkan di Ubuntu, sehingga membuat saya melupakan tulisan tentan review Ubuntu 10.04 Lucid Lynx. Selain itu, banyaknya blog yang membahas tentang Ubuntu 10.04 Lucid Lynx LTS, membuat saya mencoba untuk mengulur waktu hingga saya merasa siap untuk mengeluarkan review pribadi tentang Ubuntu terbaru ini. Berikut ini beberapa catatan tentang Ubuntu 10.04 Lucid Lynx menurut saya secara pribadi.
Read the rest of this entry »
Incoming search terms for the article:
Berjuang untuk mendapatkan Lucid Lynx
Akhirnya, Ubuntu 10.04 LTS Lucid Lynx, bisa saya dapatkan dengan sedikit perjuangan dan juga pengorbanan waktu yang saya pikir tidak sia-sia. Ubuntu yang sebelumnya enggan saya install di notebook Lenovo S10-2 Ideapad milik saya ini, akhirnya mampu menggusur tempat Linux Mint Helena yang telah dihuni selama beberapa bulan. Perjuangan untuk mendapatkan Ubuntu 10.04 LTS Lucid Lynx memang terbilang tidaklah sulit. Namun, karena saya hanyalah seorang anak dari PNS, maka baru kemarin siang bisa mendapatkan Ubuntu 10.04 LTS Lucid Lynx dengan bantuan Prozilla.
Read the rest of this entry »
Incoming search terms for the article:
Demi Grafis, Karmic tetap dipertahankan
Sudah lebih dari 5 bulan saya menggunakan Ubuntu 9.10 Karmic Koala pemberian dari Pak Andy MSE. Ubuntu ini merupakan Ubuntu kedua yang saya gunakan semenjak mendapatkan kiriman Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope dari Canonical melalui jalan Ship It. Selama 5 bulan, Ubuntu 9.10 Karmic Koala adalah Linux yang paling bisa bertahan di notebook saya. Sebelumnya, Ubuntu saya duetkan dengan Linux Mint 7 Gloria pemberian Pradna. Setelah itu, saya sandingkan dengan Linux Mint 8 Helena hasil download saya sendiri. Bersama Linux Mint 8 Helena, saya menyandingkan beberapa Linux lain seperti Debian 5 Lenny, OpenSUSE 11.2, Mandriva 2010, Slackware, dan yang paling terbaru adalah Fedora 12. Selain itu, ada pula almarhum windows xp dan windows 7 trial. Semua distro Linux dan windows hanya bertahan selama beberapa minggu saja. Hanya Ubuntu 9.10 Karmic Koala dan Linux Mint 8 Helena yang masih tetap saya pertahankan.
Read the rest of this entry »
Remastering OS, salah satu kelebihan Linux
Sejak mengenal Linux, khususnya Ubuntu, saya merasa ingin selalu bisa membagi ilmu yang telah saya pelajari pada teman, sahabat atau saudara. Tapi terkadang hal yang paling berat adalah, jika saya mengajarkan ilmu tentang Linux pada seseorang yang memiliki komputer, tapi koneksi internetnya sangat lambat. Karena, salah satu kelemahan Linux adalah tidak bisa berjalan dengan sempurna jika belum terupdate. Tapi, kini masalah tersebut bukanlah momok lagi bagi saya. Hal ini tidak akan menjadi masalah bagi saya untuk mengajarkan ilmu tentang Ubuntu menggunakan Master Ubuntu Custom yang saya buat. Sejak membaca artikel dari Pak Felani, tentang Mastering Ubuntu Karmic, yaitu cara backup Ubuntu 9.10 Karmic Koala saya menjadi Master Ubuntu Custom yang telah terupdate. Menurut Pak Felani, ini sama seperti backup Ubuntu 9.10 Karmic Koala. Tapi, file yang dihaasilkan adalah master ubuntu custom yang bisa diinstal kembali ke komputer yang ingin menggunakan Ubuntu 9.10 Karmic Koala. Sebelum melakukan Remastering, ada beberapa hal yang perlu anda lakukan.
1. Hapus file yang menurut anda tidak perlu dan tidak penting
2. Instal aplikasi Remastersys pada Ubuntu anda. Caranya sebagai berikut:
a. Tambahkan deb http://www.geekconnection.org/remastersys/repository karmic/ di /etc/apt/sources.list Anda
b. Kemudian sudo apt-get update && sudo apt-get install remastersys
3. Saat melakukan backup, usahakan anda terhubung ke internet, karena ada file yang harus didownload dan juga instal saat anda melakukan backup
4. Kosongkan trash atau tempat sampah pada Ubuntu anda
Jika semua hal diatas telah anda lakukan dan anda juga telah siap untuk melakukan backup, maka anda bisa memulai untuk membackup Ubuntu anda menggunakan Remastersys. Caranya, buka aplikasi remastersys melalui menu – system – administrations – remastersys (Berhubung tulisan ini saya tulis melalui Linux Mint 8 Helena yang belum memiliki remastersys, maka saya belum bisa membuat screenshotnya). Setelah itu, anda akan diminta untuk memasukkan password Ubuntu anda. Setelah itu, klik OK pada jendela baru yang muncul. Maka akan muncul menu dari aplikasi remastersys. Menu yang ada diantaranya, Backup, Dist, Distcdfs, Distiso, Modify, Clean, Info, Quit. Pilih menu Backup untuk memulai backup Ubuntu 9.10 Karmic Koala anda. Backup ini akan menghasilkan file *.ISO yang bisa anda jadikan CD/DVD master Ubuntu 9.10 Karmic Koala Custom anda. Proses Remastering akan berjalan setelah anda klik OK pada jendela baru yang muncul. Sebelum proses backup, akan ada proses download dan istalasi file tambahan. Maka, komputer, laptop atau notebook anda harus terhubung ke internet. Setelah file tambahan tersebut terdownload dan terinstal, maka proses backup akan berjalan dalam beberapa menit. Lamanya proses ini tergantung dari Ubuntu anda. semakin banyak file yang akan anda backup, maka proses remastering akan berjalan sedikit lama. Jika proses backup telah selesai, anda bisa menjumpai Master Ubuntu 9.10 Karmic Koala Custom buatan anda pada folder Home – Remastersys – Remastersys. Besarnya file tersebut tergantung dari Ubuntu anda. Semakin banyak file yang perlu anda backup, semakin besar file *.ISO yang dihasilkan. Anda bisa membuat master Ubuntu 9.10 Karmic Koala Custom dengan file backup dari Ubuntu anda. Jadi, anda tidak akan merasa bingung jika anda ingin mengajarkan Ubuntu pada teman, saudara atau sahabat walaupun koneksi internetnya lemot. Karena, master Ubuntu 9.10 Karmic Koala yang anda instalkan pada komputer, laptop, atau notebook saudara, teman atau sahabat anda adalah Ubuntu 9.10 Karmic Koala yang sama dengan Ubuntu milik anda yang anda backup. Jadi, jika anda telah mengupdatenya, maka Ubuntu yang anda instalkan juga sudah terupdate.
Incoming search terms for the article:
Berkhianat Menjadi Ubuntu Mania
Sejak pertama menggunakan Linux sebagai sistem operasi utama pada notebook saya, Linux Mint 7 Gloria adalah Linux yang palin sering saya gunakan. Karena, Linux Mint memiliki beberapa kelebihan, yaitu bisa mendengarkan Mp3 walaupun belum saya update, wifi Broadcom yang ada pada notebook saya bisa dengan mudah saya instal, dan juga bisa melihat video keponakan saya walupun saya belum mengupdate Linux Mint 7 saya. Padahal, saat itu saya telah menginstal Ubuntu 9.10 Karmic Koala pemberian Pak Andy MSE. Tapi, karena pada saat itu masalah Wifi Broadcom yang selalu bermasalah saat penginstalannya, membuat saya masih enggan untuk menggunakan Ubuntu 9.10 Karmic Koala sebagai Sistem Operasi utama pada notebook saya. Apalagi sejak Linux Mint 8 Helena dirilis. Ubuntu 9.10 Karmic Koala saya semakin tersingkir. Tapi, kini saya harus mengkhianati Linux Mint 8 Helena demi Ubuntu 9.10 Karmic Koala. Hal yang membuat saya mengkhianati Linux Mint 8 Helena adalah modem USB Sierra yang biasa say gunakan untuk berhubungan dengan dunia internet, tidak mau terbaca oleh Linux Mint 8 Helena. Padahal banyak software yang mesti saya update. Selain itu, banyaknya broken packages pada saat update pertama, membuat saya sedikit enggan untuk mengupdatenya lagi. Walaupun, saya sudah berusaha untuk memperbaikinya dengan berbagai cara, antara lain dengan mengganti server utama update dengan server pembantu yang lebih cepat, atau menggunakan perintah sudo apt-get upgrade pada terminal, dan hasilnya adalah software yang tadinya tidak bisa saya update melalui update manager, bisa saya update. Tapi, sejak masalah wifi Broadcom notebook saya bisa terselesaikan pada Ubuntu 9.10 Karmic Koala saya, Linux Mint 8 Helena semakin saya tinggalkan. Mungkin jika masalah Modem USB Sierra yang selalu saya gunakan untuk berhubungan dengan dunia internet bisa terbaca lagi oleh Linux Mint 8 Helena, mungkin saya akan kembali menjadi pemuja Linux Mint. Maaf Helena, saya harus mengkhianatimu untuk bersanding dengan Penurunmu, Ubuntu 9.10 Karmic Koala. Semoga engkau bisa mengerti……