Posts Tagged ‘linux mint 7’

Daftar Distro yang sementara ini terkoleksi

Sebagai pengguna Linux pemula, keinginan mencoba distro Linux lain adalah sesuatu yang sering terjadi. Selain untuk mempelajarinya, juga rasa penasaran dengan rasa distro lain. Beberapa distro telah saya kumpulkan selama beberapa minggu ini. Berikut ini adalah daftar beberapa distro yang sudah saya kumpulkan, baik yang sudah saya coba, maupun yang belum saya coba:
1. Ubuntu 9.04 Jaunty dan Kubuntu 9.04 Jaunty
Distro Linux pertama kali yang saya dapat dari Shipit beberapa bulan yang lalu. (hehehe…bukan beberapa minggu)
2. Ubuntu 9.10 Karmic Koala
Kiriman dari Pak Andy MSE
3. Linux Mint 7 Gloria
Dapat dari Pradna pada saat Kopdar pertama kalinya
4. Linux Mint 8 Helena
Dapat dari hasil download sendiri. Tapi, sekarang dapat lagi dari Info Linux Edisi Januari 2010
5. Kubuntu 9.10
Bonus dari Info Linux terbaru
6. Mandriva 2010
Dapat dari hasil membeli menggunakan paypal di toko baliwae
7. OpenSUSE 11.2
Download
8. Ubuntu Netbook Remix
Bonus dari Info Linux
9. Debian 5
Beli di Baliwae
10. CentOS 5.4
Info Linux edisi Desember 2009
11. Ubuntu 9.10 Studio
Dari beberapa distro di atas, saya masih mencari distro yang bisa menjadi andalan saya untuk keperluan sehari-hari. Karena, saat ini saya masih sering melakukan poligami OS di Notebook dan juga komputer. Sehingga, belum bisa melakukan single boot di komputer dan juga notebook. Selain distro Linux di atas, saya masih penasaran dengan berbagai distro Linux yang lain. Sementara ini, saya juga tengah menunggu kiriman dasi sun microsystem, yaitu Open Solaris. Karena masih lama, jadi saya belum bisa pamer di blog ini, melalui useragent (kalau bisa diinstal di notebook atau komputer saya (LOL) ). Selain itu, saya juga belum sempat untuk mencoba semua distro di atas, karena hard disk saya hanya 2 x 160 GB. Jadi, belum bisa untuk menjajal kemampuan dari semua distro di atas. Mungkin, jika ada kiriman pekerjaan dar Blog Vertise, saya bisa membeli hard disk baru untuk menjajal kemampuan distro di atas. Atau, ada yang berkenan mau menyumbangkan hard disk 80 GB kepada saya (tongue) (evilsmirk) ? heheheh…. (idiot) .

I’m Falling in Love

Semua orang pasti pernah merasakan bagaimana rasanya jatuh cinta. Kata orang tua, jatuh cinta berjuta rasanya. Begitu pula yang sekarang ini sedang saya alami. Tapi, saya kali ini tidak jatuh cinta pada seorang wanita. Karena, saya sudah memiliki pasangan yang selalu setia menemani saya dalam suka maupun duka. Lalu, jatuh cinta sama siapa? Jangan-jangan jatuh cinta sama laki-laki? Eits…jangan berpikiran aneh dulu. Saya sekarang sedang jatuh cinta pada Linux Mint 7 Gloria pemberian dari Pradna yang saya instal di notebook lenovo S10-2 Ideapad milik saya. Sejak memakai Linux Mint 7, saya seperti selalu mendapatkan ide-ide baru untuk menulis. Selain itu, kemudahan dan juga proses yang ringan menjadikan saya semakin tertarik untuk mengenalnya lebih jauh lagi. Apalagi sejak Linux Mint 7 pada notebook saya rubah tampilannya menjadi lebih cantik. Kecerdasan Linux untuk mendeteksi hardware yang ada pada notebook saya ini adalah alasan saya untuk mulai meninggalkan widows. Karena, saya hanya menginstal beberapa driver tambahan, salah satunya adalah wifi. Selain itu, tidak ada yang perlu saya instal lagi. Kecuali update software yang ada di Linux Mint secara default. Berbeda sekali dengan windows. Pada windows, banyak driver hardware yang mesti saya instal, agar bisa berjalan dengan baik. Selain itu, banyaknya software asli yang gratis merupakan salah satu lasan saya untuk berpindah hati dari windows ke Linux. Jika di windows, hampir semua aplikasi peting harus membayar. Jika ditotal, maka bisa untuk membeli sebuah notebook baru tanpa sistem operasi. Tapi, bagi saya yang masih pemula, mempelajari Linux agar bisa menguasainya dengan baik tidaklah membutuhkan waktu lama. Karena, saya memiliki guru yang bisa saya ajak konsultasi tentang Linux. Oleh karena itu, kebiasaan saya menggunakan windows kini mulai hilang. Semoga saja, saya bisa mengajak keluarga, sahabat, dan tetangga untuk menggunakan Linux sebagai sistem operasi utama. Semoga saja perkembangan Open Source di Indonesia bisa lancar. Go Open Source. I love u full my Linux Mint 7 gloria.

Dari windows look menjadi mac look

Setelah kemarin berhasil membuat tampilan Linux Mint 7 gloria saya menjadi Windows look, kini saya iseng-iseng mempercantik tampilan Linux Mint saya menjadi Mac look. Tapi, saya tidak akan share cara mengganti tampilan Linux Mint agar bisa menjadi Mac look, karena terlalu panjang dan juga saya masih kurang berhasil. Walaupun tema dan juga object dock berhasil saya instal, tapi masih kurang mirip dengan tampilan Mac look pada laptop Pradna. Karena, panel taskbar yang ada, hanya say pindah dan juga ganti warna saja.

Tampilan Mac look

Tampilan Mac look


Pada screenshot di atas, tampilan windows look masih terlihat dengan adanya tombol start pada panel. Saya sengaja tidak menghilangkan tombol start ini. Karena, saya masih ingin bernostalgia dengan Jendela. Selain itu, object dock yang saya instal hanyalah aplikasi yang menurut saya penting. Panel sengaja saya taruh di bagian atas, supaya tidak bertabrakan dengan object dock. Jadi, tampilan Linux Mint 7 Gloria yang saya gunakan di notebook saya merupakan campuran dari windows look dan mac look. Niatnya, saya mau ganti panel taskbar yang ada, dengan pael windows yang berwarna biru.
Mac look dengan panel windows

Mac look dengan panel windows


Sehingga, tampilan Linux Mint 7 Gloria saya bisa lebih cantik. Mungkin perpaduan antara Mac look dengan windows look bisa dikatakan nyleneh. Karena, tampilan Mac yang seharusnya didominasi oleh warna abu-abu, saya ganti dengan warna biru. Walaupun demikian, saya merasa cukup puas dengan apa yang telah saya lakukan. Walaupun tampilan Linux Mint saya agar Mac look kurang sempurna. Banyak palikasi yang tidak bisa saya instal. Terutama aplikasi start up. Walaupun sudah saya instal, aplikasi start up tidak mau berjalan. Mungkin Linux Mint yang ada pada notebook saya masih belum bisa untuk tampil secara sempurna seperti Mac look yang ada pada laptop Pradna. Tapi, saya merasa puas, karena saya yang masih awam tentang Linux bisa mempercantik tampilan Linux Mint 7 Gloria pada notebook saya, agar tidak terasa membosankan. Mungkin hanya ini yang bisa saya tuliskan. Untuk cara instalasinya, akan saya tulis setelah saya berkonsultasi dengan guru Linux saya.

Linux Mint saya bertampang windows

Belajar Linux dari para pendekar Linux yang berpengalaman memang terasa mengasyikkan. Banyak ilmu yang bisa saya dapatkan dari mereka. Salah satunya adalah mengganti tampilan Linux Mint 7 Gloria saya menjadi seperti windows. Sebenarnya, saya sudah membaca artikel tentang mengganti tampilan Linux Mint menjadi seperti windows saat saya berkunjung ke blognya Pak Andy MSE pada bulan September yang lalu. Tapi, baru kali ini bisa saya praktekkan menggunakan Linux Mint yang saya instal di notebook saya. Saya tidak akan menjelaskan bagaimana caranya agar bisa merubah Linux Mint menjadi tampang Windows. Jika ada yang ingin mencobanya, bisa mengunjungi SolveWithIt.com. Saya hanya ingin beragi pengalaman saja. Karena saya menggunakan Linux Mint untuk blogging, maka saya ingin agar Linux Mint yang saya gunakan memiliki tampilan yang berbeda. Sebenarnya, saya lebih tertarik dengan tampilan Linux Mint milik Pradna yang MacLook. Tapi, sayangnya ilmu saya belum bisa untuk mengubah Linux Mint saya seperti milik Pradna. Selain prosesnya yang cukup rumit dan lama, ada peringatan kalau saya harus backup semua file yang ada di Linux Mint saya. Karena, kalau terjadi error pada saat mengganti tampilan Linux Mint agar bisa seperti Mac, maka file yang ada di Linux Mint saya bisa hilang. Karena hal ini, maka saya memilih untuk membuat Linux Mint saya menjadi windowslook. Selain prosesnya mudah dan cepat, kemungkinan untuk terjadi error sedikit. Selain itu, saya tidak perlu backup file yang ada di Linux Mint saya. Selain tidak perlu backup, saya juga tidak perlu download file tambahan untuk mengganti tampilan menjadi windowslook, tidak seperti maclook yang harus download software tambahan. Karena masih pemula, maka saya masih mempelajari Linux Mint saya lebih dalam, sambil berkonsultasi ke dua guru Linux saya, yaotu Pak Andy MSE dan Pradna. Bagi para guru Linux saya, semoga anda tidak akan pernah bosan untuk menjawab ertanyaan-pertanyaan saya seputar Linux. Terima kasih atas ilmu yang telah anda berikan buat saya. Sungguh sangat berguna dan juga bermanfaat buat saya.

Screenshot

Akhir dari masalah koneksi di linux mint

Setelah kemarin mengalami masalah koneksi internet di linux mint saya, kini semuanya telah berakhir. Hal ini tidak lepas dari peran seorang Linuxer handal, yaitu Pradna. Karena masih penasaran dengan masalah koneksi internet di linux mint, saya mencoba untuk berkonsultasi dengan Pradna. Karena saya mengunakan Network Connection, saya tidak bisa menjelaskan error yang terjadi. Saya hanya menjelaskan masalah tentang koneksi yang sangat lemot. Setelah berkonsultasi beberapa saat, akhirnya semua masalah bisa terselesaikan. Masalah utama yang selama ini terjadi, ada di DNS atau IPv4nya. Seting IPv4 pada network connection saya pada saat itu masih manual atau PPP (addresses only). Sehingga, walaupun terhubung dengan internet, saya tidak bisa melakukan apapun. Tapi, berkat bimbingan dari Pradna, saya ganti seting IPv4 tersebut menjadi automatis atau PPP. Sekarang saya bisa berselancar dengan mudah di dunia internet. Karena sudah bisa berselancar di dunia internet, maka saya melakukan update linux mint saya. Setelah kemarin berhasil mengupdate Ubuntu Karmic Koala saya, kini gantian Linux Mint 7 Gloria yang mendapat giliran update. Ternyata, jumlah file yang harus didownload lebih besar dari Ubuntu Karmic Koala saya. Sehingga saya membutuhkan waktu semalaman untuk mengupdatenya, atau sekitar 10 jam. Untung saja, kini saya menggunakan IM2 Broom Unlimited, sehingga tidak khawatir kehabisan pulsa. Tapi, dengan kecepatan download yang paling tinggi hanya 10 kb per detik, maka update Linux Mint ini terasa sangat lama, sehingga saya tinggal tidur. Pada keesokan paginya, semua file telah bisa didownload dengan sempurna. Kini, Linux Mint saya sudah terupdate. Tapi, saya merasa sedikit kecewa karena Linux Mint terbaru akan segera rilis. Semoga saja, dengan koneksi yang minim seperti ini, bisa mendowload file ISO Linux Mint terbaru.

September 2010
M T W T F S S
« Aug    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
Stats

Iklan