Logo
  • Entries
  • Comments
  • Popular
Recent Posts
  • May 2012
  • February 2012
  • January 2012
  • December 2011
  • October 2011
  • July 2011
  • June 2011
  • May 2011
  • April 2011
  • March 2011
  • February 2011
  • January 2011
  • December 2010
  • November 2010
  • October 2010
  • September 2010
  • August 2010
  • July 2010
  • June 2010
  • May 2010
  • April 2010
  • March 2010
  • February 2010
  • January 2010
  • December 2009
  • November 2009
Recent Comments
  • Estiko Gapapa mbak. Insya Allah kalo ada kegiatan pas hari libur, a...
  • Estiko Eyalah... Di Banyumas blogger cewek jarang......
  • 'Ne maafkan kemarin gak ikutan, semoga kedepannya bisa ikut ya :...
  • dafhy siapkan blogger ceweknya ya tanggal 22-24 itu :))...
  • fauzi Assalamualaikum, slm sejahtera, saya sudah berkunjung ke be...
Popular Articles
  • Sekolah pun mengajarkan kita membajak (32)
  • Instalasi Ubuntu Studio 9.10 (bagian 2) (24)
  • Link Sahabat (22)
  • Linux Mint Debian Edition (20)
  • Kepintaran anda mencari software alternatif (19)
  • Home
  • About
  • Kontak Saya
  • Link Sahabat
  • Sitemap

Software Musik Linux tidak kalah dengan Windows

Posted by Estiko on Jan 4, 2010 in balajar linux, linux, tips | 10 comments

Bagi pengguna Linux pemula seperti saya, menjajal aplikasi baru adalah hal yang paling sering dilakukan. Selain ingin mengetahui macam aplikasinya, rasa penasaran dengan kemampuan dan kegunaan aplikasi baru tersebut adalah hal yang membuat saya sering melakukan download aplikasi baru. Kali ini, saya akan membahas beberapa aplikasi musik dari Linux yang berhasil saya download dan saya coba. Beberapa aplikasi tersebut adalah:

1. Tuxguitar
Aplikasi tuxguitar adalah sebuah aplikasi musik dari Linux yang dikhususkan untuk membuat lagu menggunakan tablature. Selain membuat lagu, tuxguitar juga bisa memainkan file file dari guitar pro yang merupakan aplikasi musik dari windows. Anda bisa membuat lagu menggunakan tuxguitar. Kekurangan dari tuxguitar adalah kurangnya RSE atau Real Sound Engine, software tambahan yang berfungsi untuk membuat suara instrumen musik pada guitar pro bisa seperti aslinya. Namun, walaupun tidak ada RSE, tuxguitar masih bisa memainkan file midi. Satu kelebihan tuxguitar adalah, kita bisa memperolehnya dengan gratis, tanpa harus mencari Serial Number atau crack yang berujung pada pembajakan (idiot) . Sayangnya, kita tidak bisa export file dari tuxguitar menjadi wav.
2. Audacity
Aplikasi musik lain adalah Audacity. Apliasi ini berfungsi untuk mixing lagu. Kita juga bisa rekaman lagu favorit kita di aplikasi ini. Di windows sebenarnya, aplikasi ini juga ada. Namun, saya tidak mengetahui apakah aplikasi ini sama atau berbeda kualitas dan kelengkapannya.
3. Linux Multimedia Studio
Linux Multimedia Studio atau LMMS adalah program dari Linux bagi anda yang suka membuat multimedia baru. Saya tidak akan menjelaskannya di sini, karena saya masih mempelajari software musik ini.
Dengan beberapa software di atas, bagi pengguna Linux pemula seperti saya yang migrasi dari windows, serta sering menggunakan aplikasi musik di windows untuk membuat lagu, pasti tidak akan merasa bosan jika kita menggunakan aplikasi di atas. Sebenarnya masih banyak aplikasi yang lain. Mulai dari aplikasi musik player, video player, mixing, synth, dan masih banyak lagi. Yang jelas, aplikasi yang ada pada Linux tidak akan kalah dengan windows. Bahkan, kelebihan lain dari Linux adalah, aplikasi yang kita dapatkan tentunya asli dan juga gratis. Sehingga kita tidak perlu mencari SN, atau crack. Kita juga tidak perlu mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk menikmati software musik di atas. Apakah anda masih suka mencari Crack atau SN bajakan hanya untuk menikmati software musik di windows? Atau anda masih harus mengeluarkan banyak uang untuk memiliki software musik berkelas? Jika jawaban anda adalah ya, maka sudah saatnya bagi anda untuk menjajal software musik dari Linux yang tentunya gratis dan juga original, serta tidak kalah dengan aplikasi musik di windows.

Related Posts:

  • default Software Musik Linux tidak kalah dengan WindowsLMMS, pengganti FL Studio yang powerfull Lama tidak melakukan observasi aplikasi musik terhadap Linux yang saya gunakan saat ini, Ubuntu 9.10 Karmic Koala, yang telah saya cangkok dengan bernagai aplikasi tambahan ...
  • default Software Musik Linux tidak kalah dengan WindowsKepintaran anda mencari software alternatif Sejak menggunakan Linux dan software-software Open Source, saya sering sekali mencari aplikasi-aplikasi alternatif yang kemungkinan akan saya jadikan sebagai aplikasi pengganti bagi aplikasi atau software-software ...
  • default Software Musik Linux tidak kalah dengan WindowsSoftware pengganti untuk windows Beberapa bulan yang lalu, saya pernah membaca sebuah komentar di Blog sahabat saya, yang membuat saya menjadi bertanya-tanya. "Linuxer koq menggunakan windows", komentar itulah yang ...
  • default Software Musik Linux tidak kalah dengan WindowsAplikasi wajib di Ubuntu 10.04 Lucid Lynx Sejak memasang Ubuntu 10.04 Lucid Lynx LTS, banyak sekali aplikasi yang harus saya pasang di Ubuntu ini. Terutama aplikasi grafis, sound & video, programing, dan ...
  • default Software Musik Linux tidak kalah dengan WindowsSekolah pun mengajarkan kita membajak Tanpa kita sadari, kita sudah diajarkan untuk membajak software dan juga OS atau Sistem Operasi sejak masih bersekolah. Kita diajarkan untuk menggunakan software-software berbayar, namun ...

Incoming search terms for the article:

  • cara menggunakan Linux Multimedia Studio
  • aplikasi mix lagu
  • download software mixing lagu free
  • download software mixing lagu
  • aplikasi mixing lagu download
  • download software musik untuk linux
  • free downdload aplikasi mixing lagu
  • free download aplikasi membuat rekaman musik
  • free download software mixing lagu
  • kegunaan aplikasi linux multimedia studio
Post Tag : "linux music, aplikasi miksing studio, aplikasi tambahan suara windows 7, audacity gratis, cara menggunakan linux multimedia studio, crack guitar pro, download aplikasi mixing lagu free, download crack,serial number berbagai macam software, download guitar pro gratis, download linux multimedia studio, download mixing lagu, download software mixing lagu, guitar pro linux, linux multimedia studio, macam software aplikasi tambahan, memainkan lagu dengan linux, music player paling powerfull di linux, program mixing lagu gratis, program music untuk ubuntu, serial number guitar pro, serial number guitar pro terbaru, software membuat lagu di ubuntu, software mixing lagu, software musik gratis, suara pada gitar pro di ubuntu, tidak ada suara ubuntu

10 Responses to “Software Musik Linux tidak kalah dengan Windows”

  1. gadgetboi says:
    4 January, 2010 at 09:38

    ngetes (pertamax) ..
    .-= gadgetboi´s last blog ..One day Memory =-.

    Reply
    • Andy MSE says:
      4 January, 2010 at 10:36

      @gadgetboi, nebeng (pertamax)
      .-= Andy MSE´s last blog ..Mengganti Label Flashdisk di Ubuntu =-.

      Reply
  2. gadgetboi says:
    4 January, 2010 at 09:41

    (woot) mas estiko suka maen gitar juga mas … sampe tahu guitar pro segala? … wah tux guitar harus tak coba nich …

    Reply
    • Estiko says:
      4 January, 2010 at 10:34

      @gadgetboi, hehehe… dah lama aku make guitar pro waktu masih pake jendela. Iseng2 aja buat lagu.
      Langsung donlot aja di ubuntu software manager.

      Reply
  3. Andy MSE says:
    4 January, 2010 at 10:40

    sudah cukup lama saya pakai linux, tapi tetap bisa goyang dangdut…
    .-= Andy MSE´s last blog ..Mengganti Label Flashdisk di Ubuntu =-.

    Reply
    • Estiko says:
      4 January, 2010 at 11:54

      @Andy MSE, ga cuma dangdut Pak Guru. Rock juga bisa (rock) (music) (banana_rock)

      Reply
  4. Pradna says:
    4 January, 2010 at 17:48

    bisa dipake sambil ngamen di setudio babeh dot net?
    .-= Pradna´s last blog ..UK Flooring Direct Right Solution For your Flooring =-.

    Reply
    • Estiko says:
      4 January, 2010 at 21:48

      Semoga saja bisa dipake buat ngamen (lmao)

      Reply
  5. annosmile says:
    4 January, 2010 at 21:53

    belum pake linux (doh)
    .-= annosmile´s last blog ..Nasib Bukit Cinta =-.

    Reply
    • Estiko says:
      4 January, 2010 at 22:29

      @annosmile, ayoooo… pindah ke Linux. Pokoknya Linux Asyk

      Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

 

Blogger Banyumas

Komunitas Blogger Banyumas

Kontak

Anda bisa kontak saya melalui:

  • Twitter: @estiko
  • Facebook: Estiko Aji Saputro
  • Email: the_devvils@yahoo.co.id
  • HP: 085726268262

Tulisan Terbaru

  • Lokakarya Dadakan Blogger Banyumas
  • Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia
  • Membuat Virtualhost pada Localhost OpenSUSE
  • Konfigurasi LAMP Server pada OpenSUSE
  • Install LAMP Server pada OpenSUSE

Arsip

Link

  • Cah Sholihah
  • Catatan Hassan
  • Estiko @ Malhikdua
  • GadgetBoi
  • Jimbun Blogspot
  • Jimbun Punya
  • Komunitas Blogger Banyumas
  • Kucing-Ngeblog
  • Latare Kaki Dablenk
  • MediaQu
  • MediaQU Flash Game
  • PDF Look
  • Pradna
  • Sanjati

Popular Search

  • Linux Mint 11
  • kelebihan linux mint
  • pengertian inkscape
  • flock terbaru
  • Kekurangan Flock

RSS Jimbun Punya

  • Monetize Website dengan BacklinksGenius
  • Adsense for Mobile
  • Konfigurasi server Localhost Windows (XAMPP)
  • Support terhadap Flock Browser telah dihentikan
  • Promosi tulisan lama menggunakan STT2
Designed by Elegant Themes | Powered by Wordpress | Modified by My Wordpress Theme