Setting wvdial opensuse 11.2 menggunakan im2
Secara default, OpenSUSE 11.2 memang tidak menyertakan wvdial. Namun, anda bisa download melalui software manager OpenSUSE dengan menghubungkan komputer, laptop, atau notebook anda ke internet melalui network connection atau net config. Atau, anda download melalui terminal, dengan mengetikkan perintah
sudo zypper install wvdial
Namun, terkadang netconfig dari OpenSUSE 11.2 ini mengalami masalah. Sehingga, sebagai alternetif untuk menghubungkan komputer, laptop, atau notebook kita ke internet, menggunakan wvdial. Bagi anda yang memiliki paket extras yang dibawakan pada DVD bonus dari Info Linux edisi Februari, anda bisa memanfaatkan paket extras tersebut untuk membuat repository offline pada komputer anda.
Secara default, wvdial pada OpenSUSE 11.2 tidak dapat menghubungkan komputer, laptop, atau otebook kita ke internet dengan sempurna. Walaupun sudah terhubung, kita tidak bisa melakukan browsing di internet. Berikut ini cara setting wvdial pada OpenSUSE menggunakan IM2.
1. Hubungkan modem IM2 anda ke komputer, laptop, atau notebook anda.
2. Buka terminal konsole OpenSUSE anda. Ketikkan perintah
su
Untuk login sebagai super user pada terminal OpenSUSE
3. Setelah itu, lanjutkan dengan perintah
wvdialconf
Untuk mengkonfigurasi modem anda.
4. Edit file wvdial.conf dengan perintah
gedit /etc/wvdial.conf
Namun, untuk KDE, anda harus mengedit file ini menggunakan terminal Super User tersendiri yang terletak pada applications, system, terminal, terminal super user. Gunakan perintah berikut untuk melakukan edit terhadap wvdial.conf
kwrite /etc/wvdial.conf
5. Masukkan number dial, username dan password sesuai dengan username dan password IM2 anda. Setelah itu, klik save dan keluar dari editor.
6. Sebelum melakukan dial, edit resolv.conf secara manual. Hal ini karena wvdial OpenSUSE tidak dapat menentukan nameserver secara otomatis. Sehingga, kita tidak dapat melakukan browsing ke internet walaupun wvdial telah menghubungkan komputer, laptop, atau notebook kita ke internet. Edit file tersebut dengan mengetikkan perintah
gedit /etc/resolv.conf
Untuk KDE, sama seperti saat anda melakukan edit pada wvdial.conf, anda edit file resolv.conf melalui terminal super user dengan perintah
kwrite /etc/resolv.conf
Hapus semua tulisan yang ada pada resolv.conf dan ganti dengan
# Generated by Netconfig
nameserver 202.155.0.15
nameserver 202.155.0.10
Setelah itu, anda save dan keluar dari text editor tersebut.
7. Setelah anda selesai melakukan edit pada resolv.conf, ketikkan perintah
wvdial
Untuk menghubungkan komputer, laptop, atau notebook anda ke internet dengan bantuan wvdial.
Sekarang anda bisa browsing situs-situs kesayangan anda di dunia internet. Atau anda bisa melakukan download file-file yang dibutuhkan. Karena saya masih pemula, maka saya hanya bisa memberikan tips seperti ini saja. Semoga tips ini bisa bermanfaat bagi anda yang mengalami masalah koneksi internet pada OpenSUSE 11.2. Selamat mencoba.
Incoming search terms for the article:
Related posts:
- Setting Wvdial pada Kubuntu Sebenarnya, cara setting wvdial pada Kubuntu sama dengan cara setting...
- Belajar Setting Wvdial, IM2, Modem Sierra Mungkin tulisan tentang cara setting wvdial di Linux sudah banyak...
- Menjajal OpenSUSE 11.2 Sebenarnya, distro OpenSUSE ini sudah rilis cukup lama. Namun, baru...
- Setting Broadcom wifi Kubuntu melalui terminal Sebenatnya, cara setting wifi broadcom pada Kubuntu sama dengan setting...
- Mencari paket di terminal menggunakan apt-cache Bagi anda yang sering menggunakan terminal pada Ubuntu untuk melakukan...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
Test useragent
[Mbales]
gadgetboi Reply:
February 11th, 2010 at 09:53
@Estiko, sombongnya
saya khan jadi ngiri
…
gadgetboi´s last blog ..dapat award dari mas estiko (jimbun punya) 
[Mbales]
Estiko Reply:
February 11th, 2010 at 11:37
@gadgetboi,
langsung coba aja. Pokoknya merasa tertantang dech.
[Mbales]
andri Reply:
February 11th, 2010 at 18:26
@Estiko, test user agent juga
andri´s last blog ..Namoroka | Firefox 3.6.2pre Ubuntu 
[Mbales]
andri Reply:
February 11th, 2010 at 18:27
@andri, ternyata ngga bisa kalo di comment repply
andri´s last blog ..Namoroka | Firefox 3.6.2pre Ubuntu 
[Mbales]
Estiko Reply:
February 11th, 2010 at 20:00
@andri, ajarin donx master, biar useragent bisa terbaca di thread comment.
[Mbales]
Estiko Reply:
February 11th, 2010 at 20:10
@andri, Ajari saya master, biar useragent bisa nongol di comment reply.
[Mbales]
gadgetboi Reply:
April 18th, 2010 at 21:05
@Estiko, tanya oom sawali …
btw saya lagi ngetes nich pake wvdial …
gadgetboi´s last blog ..Beng-Beng hari ini …
Salah satu kehebatan opensuse ini adalah zypper dub nya, dia bisa ngompressi file instalasi dengan rasio yang sangat besar
andri´s last blog ..Namoroka | Firefox 3.6.2pre Ubuntu 
[Mbales]
Test Useragent browser
[Mbales]
Sepertinya terkait auto dns resolver.
@andry, zypper dub itu serupa fitur delta rpm kan ya? Berperan saat mengunduh update paket terutama yang berukuran besar (misal OpenOffice sekitar 100-anMB). Sehingga yang dunduh hanya perubahannya saja, bukan semua file. Sehingga ukuran berkas lebih ringkas, update lebih cepat.
dani´s last blog ..Doc, e-patient complaints posted on the Internet
[Mbales]
selamat atas menjadi no 1 di google dengan keyword “wvdial di opensuse” hehehe
… ini sukses SEO-nya
gadgetboi´s last blog ..dan ‘bintang’ pun takluk … 
[Mbales]
Estiko Reply:
March 21st, 2010 at 13:00
@gadgetboi, ini sudah memakai jurus terampuh, yaitu jurus tidak sengaja dengan kata kunci unik
Estiko´s last blog ..Error saat bermain sound ALSA 
[Mbales]
mas estiko jurusnya kok enggak bisa yah? … saya sudah hapus di resolv … tetep DNS server not found tuh ….
gadgetboi´s last blog ..Beng-Beng hari ini …
[Mbales]
Estiko Reply:
April 19th, 2010 at 08:04
Masa? Saya bisa koq? Dihapus terus masukin DNS dari provider yang dipakai.
[Mbales]
Test komentar
[Mbales]