Saat Helena Ngambek
Sejak mengenal Linux Mint, saya merasa sangat tertarik sehingga saya meninggalkan Ubuntu dan Jendela untuk mempelajari Linux Mint. Berawal dari sebuah file ISO yang dberi oleh seorang Master Linux, Pradna, pada saat Kopdar pertama, saya langsung jatuh cinta. Karmic Koala yang selalu saya gunakan akhhirnya harus mengalah dengan adanya Gloria. Mempercantik tampilan Gloria adalah proses belajar yang saya lakukan dengan panduan dari guru saya. Mulai mendandaninya sehingga lebih cantik menggunakan windows look, hingga make over menjadi mac look. Sayangnya, kebersamaan saya dengan Gloria tidak begitu lama. Setelah hampir selama satu bulan bersama, saya harus meninggalkan Gloria demi meminang Helena. Karena masih saudara, akhirnya Gloria mengalah dan saya bisa bersanding dengan Helena. Kembali, Karmic Koala harus mengalah demi Helena. Kecantikan Helena, membuat saya semakin melupakan Karmic Koala. Seperti halnya pada Gloria, Helena yang telah antik, kembali saya Make Over sehinnga tampil Mac Look. Hubungan saya dengan Helena bisa dikatakan lancar-lancar saja. Hingga suatu hari, saat saya berusaha untuk kembali menggandeng Karmic dan mendandaninya, Helena ngambek. Modem USB yang biasanya selalu bisa berhubungan baik dengan Helena, tidak mau dibacanya. Saat saya cek menggunakan perintah lsusb, modem saya terbaca. Tapi, saat saya cek di network connection, tidak terbaca. Sehingga saya tidak bisa mengajak Helena berjalan-jalan di dunia maya. Karena masalah ini, saya kini mulai berpaling kepada Karmic. Setiap saya ingin berjalan-jalan di dunia maya, saya selalu mengajak Karmic. Bagaimana dengan nasib Helena? Saat ini Helena masih terbaring lemah karena masih belum bisa berkenalan kembali dengan Sierra, si modem USB. ungkin, banyak package baru yang harus di masukkan. Berhubung belum bisa diajak berselancar di dunia internet, maka Helena masih seperti dulu, saat masih bisa berjalan-jalan di dunia maya menggunakan sierra. Maaf Helena, saya harus meninggalkanmu untuk sesaat. Mungkin, setelah saya menemukan obat yang pas untuk dirimu, saya akan kembali hidup bersamamu.
Related posts:
- Helena oh Helena Akhirnya, waktu yang saya tunggu datang juga. Linux Mint 8...
- Berkhianat Menjadi Ubuntu Mania Sejak pertama menggunakan Linux sebagai sistem operasi utama pada notebook...
- Demi Grafis, Karmic tetap dipertahankan Sudah lebih dari 5 bulan saya menggunakan Ubuntu 9.10 Karmic...
- Error saat bermain sound ALSA Iseng, penasaran, serta rasa ingin tahu yang tinggi membuat saya...
- Berjuang untuk mendapatkan Lucid Lynx Akhirnya, Ubuntu 10.04 LTS Lucid Lynx, bisa saya dapatkan dengan...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
Pertamax dulu….
Estiko´s last blog ..Saat Helena Ngambek 
[Mbales]
Wehehe…
udah bisa nich pake hape!
[Mbales]
Emang engak bisa pake wvdial mas?
[Mbales]
Estiko Reply:
December 10th, 2009 at 22:04
@gadgetboi, karena ga terbaca di etwork connection, jadi ga bisa pake wvdial. Soalnya ada PIN yang mesti dimasukkan. dah dicoba berkali-kali pake wvdial, tetap ga mau jalan
Estiko´s last blog ..Saat Helena Ngambek
[Mbales]
Kamu aji yg dulu skola di veteran bukan ? tukang psan di tanjung ? maaf kalo salah
[Mbales]
Estiko Reply:
December 11th, 2009 at 07:05
@Yudi, yup. ga salah koq
[Mbales]