Logo
  • Entries
  • Comments
  • Popular
Recent Posts
  • January 2012
  • December 2011
  • October 2011
  • July 2011
  • June 2011
  • May 2011
  • April 2011
  • March 2011
  • February 2011
  • January 2011
  • December 2010
  • November 2010
  • October 2010
  • September 2010
  • August 2010
  • July 2010
  • June 2010
  • May 2010
  • April 2010
  • March 2010
  • February 2010
  • January 2010
  • December 2009
  • November 2009
Recent Comments
  • Ferry Lee Wah, nyasar sampe kemari.. hemm saia coba dulu mas bos. t...
  • Estiko Wah, saya belum pernah menggunakan. Sudah coba untuk menggun...
  • susilo nice post gan, btw, mau tanya juga, saya punya modem prolin...
  • Estiko Pakai linuxnya apa? Biasanya enable networknya itu setelah b...
  • meneer mas,kok dtampilan network connection ga ada pilihan "enable ...
Popular Articles
  • Sekolah pun mengajarkan kita membajak (32)
  • Instalasi Ubuntu Studio 9.10 (bagian 2) (24)
  • Link Sahabat (22)
  • Linux Mint Debian Edition (20)
  • Kepintaran anda mencari software alternatif (19)
  • Home
  • About
  • Kontak Saya
  • Link Sahabat
  • Sitemap

Modem Sierra VS Debian dan KDE

Posted by Estiko on Jan 21, 2010 in balajar linux, Pribadi | 16 comments

Sierra U 885 adalah sebuah modem USB yang saya miliki. Bersanding dengan kartu GSM IM2, saya menggunakan modem ini untuk berselancar di dunia internet. Namun, sejak menggunakan Linux, modem ini terkadang sulit untuk saya gunakan. Jika menggunakan Ubuntu 9.10 Karmic Koala atau Linux Mint, saya harus memancingnya terlebih dahulu melalui Network Manager untuk mendeteksi sinyal GPRS atau 3G yang ada. Setelah itu, baru menggunakan wvdial untuk menyambungkan notebook saya ke internet. Namun, saya mendapatkan masalah saat menggunakan Desktop KDE atau Debian. Masalah yang sering uncul adalah, modem saya tidak dapat digunakan untuk menghubungkan notebook saya ke internet.

Saat menggunakan desktop KDE, akan terjadi Freeze atau Hang saat saya menghubungkan notebook dan modem sierra u 885 ke internet menggunakan network connection KDE. Terlebih, jika saya menggunakan Desktop KDE langsung, tanpa harus beralih dari Desktop Gnome, modem sierra saya tidak bisa digunakan untuk menghubungkan notebook saya ke internet. Jika ingin menggunakan bantuan wvdial, saya harus memancing sinyal GPRS atau 3G melalui desktop gnome terlebih dahulu. Tentu saja ini sangat merepotkan bagi saya. Oleh karena itu, saat ini saya tidak memasang desktop KDE pada notebook saya.
Lebih menyedihkan lagi jika saya menggunakan Debian atau CentOS. Modem Sierra U 885 milik saya ini, tidak terbaca sebagai modem. Namun hanya sebatas USB Flash Drive atau Flash Disk saja. Sehingga saya belum bisa menggunakan modem usb saya ini untuk menghubungkan notebook saya ke internet saat menggunakan Debian atau CentOS. Saya menggunakan modem hand phone Nokia N73 sebagai pemecah masalah saya ini. Sama seperti Debian, saya lebih sering menggunakan modem hand phone Nokia N73 sebagai jembatan notebook saya ke internet. Dengan ini, saya bisa menggunakan Debian atau Desktop KDE untuk berjalan-jalan di dunia internet, menggunakan bantuan wvdial. Namun, saya kini tengah mencari penyelesaian masalah yang ada pada modem sierra saya ini. Semoga saja, saya bisa menyelesaikan masala ini. Jika ada sahabat yang bisa membantu saya, mohon share penyelesaian masalah modem sierra vs debian, CentOS dan desktop KDE.

Related Posts:

  • default Modem Sierra VS Debian dan KDE Daftar Linux di Notebook Setelah pada artikel sebelumnya, saya menuliskan tentang akhir dari windows xp, kini saya ingi share beberapa Linux yang telah saya instal di notebook Lenovo ...
  • default Modem Sierra VS Debian dan KDE KDE yang terlupakan Sejak mengenal Linux, terutama Ubuntu, saya sangat senang saat menggunakan desktop KDE, karena penampilannya yang cerah. Namun, sejak Ubuntu dan Linux Mint yang menggunakan desktop ...
  • default Modem Sierra VS Debian dan KDE Kubuntu di Linux Mint 9 Iseng saya mencoba memasang Kubuntu Desktop di Linux Mint 9 Isadora. Keisengan saya ini ternyata cukup memuaskan, karena kini Linux Mint 9 Isadora memiliki 2 ...
  • default Modem Sierra VS Debian dan KDE Setting Wvdial pada Kubuntu Sebenarnya, cara setting wvdial pada Kubuntu sama dengan cara setting wvdial pada Ubuntu. Yang membedakan adalah, text editor yang digunakan. Jika menggunakan Ubuntu, text editor ...
  • default Modem Sierra VS Debian dan KDE Menjajal OpenSUSE 11.2 Sebenarnya, distro OpenSUSE ini sudah rilis cukup lama. Namun, baru bulan ini, saya bisa menjajal kemampuan OpenSUSE 11.2. Distro ini saya dapatkan dari Info Linux ...

Incoming search terms for the article:

  • modem sera
  • internet dengan modem at&t di ubuntu 9 10
  • linux mint katya dengan modem dlink gsm
  • belajar menggunakan debian kde
  • setting modem di debian
  • cara memancing sinyal 3g pada modem
  • konfigurasi modem usb di debian
  • konfigurasi wifi modem di debian lenny
  • sierra 885 on linux debian
  • setting usb modem di debian
Post Tag : "slackware sierra modem", kde, kde nokia modem, masalah modem, masalah modem sierra, masalah modem sierra dan desktop kde, masalah modem sierra dengan centos, masalah modem sierra dengan debian, modem sera, modem usb, sierra u 885

16 Responses to “Modem Sierra VS Debian dan KDE”

  1. Estiko says:
    21 January, 2010 at 16:26

    (pertamax)

    Reply
  2. gadgetboi says:
    22 January, 2010 at 11:00

    wah mas estiko :-P saya pake debian menggunakan hape sebagai modem sich (tongue) jadi enggak punya problem seperti ini … kayaknya menggunakan hape sebagai modem jauh lebih aman daripada menggunakan modem, (haha) … semoga ada pencerahan nantinya di mbah google. (goodluck)

    jadi blas aja yah enggak koneksi internet dari debian??…
    .-= gadgetboi´s last blog ..kok susah me-remaster ubuntu saya yach?? =-.

    Reply
  3. Pradna says:
    22 January, 2010 at 11:09

    sudah nyoba install driver modemnya ke Debian/Centos?

    Reply
    • Estiko says:
      25 January, 2010 at 08:14

      @Pradna, tetap tidak berhasil (doh)

      Reply
  4. lingkungan kita says:
    22 January, 2010 at 14:44

    mohon maap nih saya belum bisa membantu..salam kenal aja deh

    Reply
  5. Andy MSE says:
    23 January, 2010 at 00:00

    modem sera-nya buwat saja ajah! xixixi
    .-= Andy MSE´s last blog ..AptURL dan Firefox Error =-.

    Reply
  6. dani says:
    23 January, 2010 at 07:18

    Saya pernah make Debian Sid. Bisa make modem Huawei e220 via wvdial atau umtsmon. Jenisnya sama. Modem+CD installer.

    Pendekatan tiap desktop environment melalui networkmanager dan knetworkmanager mungkin berbeda. Intinya, perlu ada skrip (via udev atau hal) yang mengubah CD installer menjadi modem. Belakangan, itu terintegrasi di kernel sejak 2.6.22+ (kalau ngga salah versi kernelnya).

    Beberapa yang lain menyarankan cara alternatif dengan memasang sejenis usb_modeswitch.

    Ada juga yang menyarankan upgrade driver (ada banyak panduannya di Google).

    Biasanya jika ada masalah, mudah ditelusuri di halaman bug distro masing-masing.

    Jangan menyerah. Batasnya Linux adalah penggunanya sendiri. :)
    .-= dani´s last blog ..HONcode Seal on SERPs and Online References =-.

    Reply
    • Estiko says:
      23 January, 2010 at 08:34

      @dani, Terimakasih atas pencerahannya. Memang benar, Linux batasannya kalau penggunanya sudah menyerah. Untuk sarannya, akan saya coba. Terimakasih (worship)

      Reply
    • gadgetboi says:
      23 January, 2010 at 09:13

      @dani, wekekek … batasannya manusia sama koneksi internet. kalau enggak punya koneksi internet maka dadah bay bay (highfive) (nyengir)
      .-= gadgetboi´s last blog ..kok susah me-remaster ubuntu saya yach?? =-.

      Reply
      • dani says:
        23 January, 2010 at 19:29

        @gadgetboi, ya usaha nyari di Internet kan tergantung manusianya juga. :) Kalo ngga ada Internet, ya pakai aja Sabayon Linux, Mint, PCLinuxOS, MEPIS, dan sejenisnya. :)
        .-= dani´s last blog ..HONcode Seal on SERPs and Online References =-.

        Reply
  7. gadgetboi says:
    23 January, 2010 at 09:20

    tapi emang kelewatan yah mas … saya juga susah banget nyari referensi untuk debian. (cry) sampai sekarang untuk wifi dan suara belum bisa … mau nagis rasanya (tears) slackware saya nyerah, coba debian semoga gak jauh dengan ubuntu karena dengan apt-get-nya … tapi ternyata …. (angry) ….
    .-= gadgetboi´s last blog ..kok susah me-remaster ubuntu saya yach?? =-.

    Reply
    • dani says:
      23 January, 2010 at 19:26

      @gadgetboi, kalo debian kayaknya mesti dijadiin sid untuk mendekati kemudahan ala ubuntu. :)
      .-= dani´s last blog ..HONcode Seal on SERPs and Online References =-.

      Reply
  8. endar says:
    24 January, 2010 at 01:20

    walah kita mengalami masalah yang sama yaitu pancing memancing

    Reply
    • Estiko says:
      24 January, 2010 at 14:53

      @endar, sing penting ra mancing keributan ya kang…. (lmao)

      Reply
  9. Imelda says:
    3 February, 2010 at 13:20

    Waduh Mas, aku juga kagak ngarti. Biasanya aku pake HP buat modem atau pake huawei E220 ku. Aku juga masih pake windows mas, jadi masih standart2 saja :-) ) . Sekarang aku lagi coba pake Ubuntu, masih aku utak atik. (goodluck)

    Reply
  10. Imelda says:
    3 February, 2010 at 13:20

    (cendol)

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

 

Blogger Banyumas

Komunitas Blogger Banyumas

Tulisan Terbaru

  • Membuat Virtualhost pada Localhost OpenSUSE
  • Konfigurasi LAMP Server pada OpenSUSE
  • Install LAMP Server pada OpenSUSE
  • Install Bluefish pada OpenSUSE 12.1
  • Konfigurasi wvdial telkomsel pada OpenSUSE

Arsip

Link

  • Cah Sholihah
  • Catatan Hassan
  • Estiko @ Malhikdua
  • GadgetBoi
  • Jimbun Blogspot
  • Jimbun Punya
  • Komunitas Blogger Banyumas
  • Kucing-Ngeblog
  • Latare Kaki Dablenk
  • MediaQu
  • MediaQU Flash Game
  • PDF Look
  • Pradna
  • Sanjati

Popular Search

  • Linux Mint 11
  • kelebihan linux mint
  • pengertian inkscape
  • flock terbaru
  • Kekurangan Flock

RSS Jimbun Punya

  • Monetize Website dengan BacklinksGenius
  • Adsense for Mobile
  • Konfigurasi server Localhost Windows (XAMPP)
  • Support terhadap Flock Browser telah dihentikan
  • Promosi tulisan lama menggunakan STT2
Designed by Elegant Themes | Powered by Wordpress | Modified by My Wordpress Theme