Logo
  • Entries
  • Comments
  • Popular
Recent Posts
  • January 2012
  • December 2011
  • October 2011
  • July 2011
  • June 2011
  • May 2011
  • April 2011
  • March 2011
  • February 2011
  • January 2011
  • December 2010
  • November 2010
  • October 2010
  • September 2010
  • August 2010
  • July 2010
  • June 2010
  • May 2010
  • April 2010
  • March 2010
  • February 2010
  • January 2010
  • December 2009
  • November 2009
Recent Comments
  • Ferry Lee Wah, nyasar sampe kemari.. hemm saia coba dulu mas bos. t...
  • Estiko Wah, saya belum pernah menggunakan. Sudah coba untuk menggun...
  • susilo nice post gan, btw, mau tanya juga, saya punya modem prolin...
  • Estiko Pakai linuxnya apa? Biasanya enable networknya itu setelah b...
  • meneer mas,kok dtampilan network connection ga ada pilihan "enable ...
Popular Articles
  • Sekolah pun mengajarkan kita membajak (32)
  • Instalasi Ubuntu Studio 9.10 (bagian 2) (24)
  • Link Sahabat (22)
  • Linux Mint Debian Edition (20)
  • Kepintaran anda mencari software alternatif (19)
  • Home
  • About
  • Kontak Saya
  • Link Sahabat
  • Sitemap

Mencangkok Ubuntu Studio dalam Karmic

Posted by Estiko on Jan 12, 2010 in linux, Pribadi | 7 comments

Sebenarnya, Ubuntu Studio 9.10 sudah terinstal sendiri dalam noebook saya. Namun, saya masih merasa kurang nyaman jika menggunakan Ubuntu Studio tersebut. Beberapa alasan tentang fitur Ubuntu Studio yang masih kurang lengkap membuat saya kurang nyaman. Berikut ini alasan saya:
1. Tidak adanya network manager
2. Menu Office hanya berisi Dictionary
3. Menu Internet hanya berisi firefox saja
Karena hal tersebut, akhirnya saya melakukan pencangkokan Ubuntu Studio 9.10 ke dalam Ubuntu 9.10 Karmic Koala saya. Berikut ini cara mencangkok Ubuntu Studio 9.10 dalam Ubuntu 9.10 Karmic Koala:

1. Anda harus login terlebih dahulu ke Ubuntu 9.10 Karmic Koala anda
2. Masukkan DVD Ubuntu studio ke dalam CD Room komputer atau laptop anda.
3. Buka Synaptic Package Manager, klik menu edit, Add CD ROM. setelah itu, proses scanning disk akan berjalan. Setelah selesai, akan muncul dialog apakah anda akan memasukkan Disk lain. Klik No.
4. Klik Reload pada Synaptic Package Manager
5. Pada form search, ketikkan Ubuntu. Setelah itu, pilih semua Ubuntu yang mengandung Ubuntu Studio, seperti ubuntustudio-desktop, ubuntustudio-audio, ubuntustudio-video, serta ubuntu studio yang lain.
6. Setelah anda melakukan pilihan terhadap Ubuntu Studio, klik apply. Maka proses download dan instal akan berlangsung. Proses download Ubuntu Studio berlangsung dari DVD Ubuntu Studio yang anda masukkan dalam CD Room anda.
7. Setelah proses download dan instalasi selesai, restart komputer atau laptop anda.
Setelah restart, anda bisa menikmati fitur milik Ubuntu Studio dalam Ubuntu 9.10 Karmic Koala anda. beberapa fiturnya antara lain:
1. Image and Graphic, anda bisa menikmati Scribus untuk membuat majalah atau selebaran
2. Audio and Video, anda bisa menggunakan Audacity untuk mix lagu buatan anda, serta Kino untuk mengedit Video anda, serta Audacious, sebagai player mp3 alternatif.
Semua aplikasi di atas hanyalah sebagian kecil saja. Masih banyak aplikasi graphic dan Sound and Video bawaan dari Ubuntu Studio. Semua aplikasi Ubuntu Studio cukup powerfull dan juga menarik. Sebagai seorang pengguna Ubuntu yang masih pemula, saya merasa bahwa aplikasi dari Ubuntu Studio tidak kalah dengan Windows. Kini, saya bisa menikmati Ubuntu Studio di dalam Ubuntu 9.10 Karmic Koala saya. Tinggal menambahkan beberapa aplikasi music dan video yang saya butuhkan untuk memperlengkap koleksi aplikasi sound and Video dari Ubuntu Studio. Apakah anda tertarik untuk mencobanya?? (music)

Related Posts:

  • default Mencangkok Ubuntu Studio dalam Karmic Linux Mint 8 Studio Keinginan untuk membuat Linux Mint 8 Helena untuk tampil standar kembali, akhirnya terwujud. Setelah lelah dengan penampilannya yang meniru gaya OS lain, kini telah terbuang. ...
  • default Mencangkok Ubuntu Studio dalam Karmic RIP DVD Files to Multimedia Format For those of you who have a DVD movie or music, sometimes wish I could play these videos on your phone or your iPod. However, ...
  • default Mencangkok Ubuntu Studio dalam Karmic Instalasi Ubuntu Studio 9.10 (bagian 2) Ubuntu studio adalah distro Linux yang berbasis pada Ubuntu, namun lebih menonjolkan sisi multimedia dibandingkan office dan internet. Terbukti, aplikasi office yang terinstal hanyalah Dictionary ...
  • default Mencangkok Ubuntu Studio dalam Karmic LMMS, pengganti FL Studio yang powerfull Lama tidak melakukan observasi aplikasi musik terhadap Linux yang saya gunakan saat ini, Ubuntu 9.10 Karmic Koala, yang telah saya cangkok dengan bernagai aplikasi tambahan ...
  • default Mencangkok Ubuntu Studio dalam Karmic Daftar Linux di Notebook Setelah pada artikel sebelumnya, saya menuliskan tentang akhir dari windows xp, kini saya ingi share beberapa Linux yang telah saya instal di notebook Lenovo ...

Incoming search terms for the article:

  • alikasi ubuntu studio
  • tentang ubuntu studio
  • tambah repo ubuntu studio
  • pengertian dari mencangkok
  • kelebihan-kelebihan mencangkok
  • kelebihan mencangkok
  • fl studio pada ubuntu
  • download video mencangkok
  • cara cangkok kernel linux
  • cara ambil package cd ubuntu studio
Post Tag : aplikasi ubuntu, cara install ubuntu studio 9.10, install ubuntu studio 9.10, install ubuntu studio 9.10 dalam ubuntu 9.10, mencangkok, pentunjuk untuk melakukan mencangkok, software musik gratis, ubuntu studio 9.10, ubuntustudio, video gratis

7 Responses to “Mencangkok Ubuntu Studio dalam Karmic”

  1. gadgetboi says:
    12 January, 2010 at 15:03

    (pertamax)
    .-= gadgetboi´s last blog ..Resolusi tahun 2010: Memilah-memilih teman blogger! =-.

    Reply
  2. gadgetboi says:
    12 January, 2010 at 15:05

    tertarik sih tertarik … tapi harddisk partisi ubuntu saya habis (doh) (cry)
    .-= gadgetboi´s last blog ..Resolusi tahun 2010: Memilah-memilih teman blogger! =-.

    Reply
  3. ciwir says:
    13 January, 2010 at 07:13

    mantabbb….
    (banana_rock)
    .-= ciwir´s last blog ..Bemo Riwayatmu Kini =-.

    Reply
  4. dani says:
    14 January, 2010 at 13:33

    xbmc dah ada ya di ubuntu studio? di arch linux sudah disebut stabil. tapi di gentoo masih dianggap ngga stabil.
    .-= dani´s last blog ..Pemakaian Semantik XHTML di Konten Web =-.

    Reply
    • Estiko says:
      15 January, 2010 at 18:26

      @dani, sayangnya di Ubuntu Studio tidak ada XBMC. Sayang sekali

      Reply
    • debmintosh says:
      30 April, 2010 at 06:41

      @dani, secara default emang gak ada pak, di repo utamanya ubuntu jg lum masuk, adanya di repo launchpad, jd bs pake versi yg paling baru :-)

      Reply
  5. debmintosh says:
    30 April, 2010 at 06:48

    jgn lupa kernel real time-nya mas, salah satu hal utama yg membedakan ubuntu studio dgn ubuntu, panduan lengkapnya ada di https://help.ubuntu.com/community/Ubuntu%20Studio%20Upgrade%20from%20Ubuntu :-)

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

 

Blogger Banyumas

Komunitas Blogger Banyumas

Tulisan Terbaru

  • Membuat Virtualhost pada Localhost OpenSUSE
  • Konfigurasi LAMP Server pada OpenSUSE
  • Install LAMP Server pada OpenSUSE
  • Install Bluefish pada OpenSUSE 12.1
  • Konfigurasi wvdial telkomsel pada OpenSUSE

Arsip

Link

  • Cah Sholihah
  • Catatan Hassan
  • Estiko @ Malhikdua
  • GadgetBoi
  • Jimbun Blogspot
  • Jimbun Punya
  • Komunitas Blogger Banyumas
  • Kucing-Ngeblog
  • Latare Kaki Dablenk
  • MediaQu
  • MediaQU Flash Game
  • PDF Look
  • Pradna
  • Sanjati

Popular Search

  • Linux Mint 11
  • kelebihan linux mint
  • pengertian inkscape
  • flock terbaru
  • Kekurangan Flock

RSS Jimbun Punya

  • Monetize Website dengan BacklinksGenius
  • Adsense for Mobile
  • Konfigurasi server Localhost Windows (XAMPP)
  • Support terhadap Flock Browser telah dihentikan
  • Promosi tulisan lama menggunakan STT2
Designed by Elegant Themes | Powered by Wordpress | Modified by My Wordpress Theme