Helena oh Helena

Akhirnya, waktu yang saya tunggu datang juga. Linux Mint 8 Helena Released. Kalimat tersebut yang saya baca di dua blog sahabat, Pak Andy MSE dan Rangga Aditya alias Gadget Boi. Langsung saja saya catat link downloadnya. Siapa tahu, saya bisa mendapatkan Bandwidth melimpah sehingga bisa download si cantik Helena. Karena rasa penasaran yang besar, sehingga saya mencoba untuk mencari informasi tentang Helena. Akhirnya, saya bisa mendapatkan informasi yang penting di blog Gadget Boi. Beberapa informasi penting yang saya dapat antara lain:
* Menggunakan Ubuntu 9.10 sebagai basis;
* Kernel Linux versi 2.6.31;
* Sistem berkas EXT4 filesystem;
* X.Org 7.4;
* Desktop GNOME 2.28.1;
* Pengingkatan di Menu;
* Pengingkatan di software manager;
* Perbaikan terhadap update manager;
* Perkakas Upload manager tool baru;
* Banyak perbaikan bugs fixed.

Karena saya yang kebetulan sedang nongkrong sendirian di cafe 27, langsung saja saya download file ISO Linux Mint 8 Helena. Berkat bantuan FDM atau Free Download Manager yang saya install di Windows, saya bisa mendapatkan ISO Linux Mint 8 Helena dalam waktu 90 menit. Karena sangat penasaran, sesampainya dirumah, saya langsung membuat CD dari file ISO tersebut. Langsung saja saya instal Linux Mint 8 Helena dari Live CD menggantikan Linux Mint 7 Gloria. Setelah selesai, saya bisa menikmati keindahan dari Helena. Perubahan yang saya rasakan sejak pertama kali booting. Warna hijau tua yang glossy membuat saya semakin tertarik. Sayangnya, saya belum bisa membuat Screen Shot saat pertama kali booting. Hanya gambar ini yang bisa saya berikan

Desktop Linux Mint 8

Desktop Linux Mint 8


Karena terpukau dengan kecantikan dari Helena, saya sampai lupa untuk mengupdate Blog Next Jimbun Punya ini. Sebagai pengganti Gloria, saya mencoba untuk memasangkan wifi broadcom yang ada pada notebook saya. Hasilnya, saya bisa mencicipi nikmatnya berinternet menggunakan wifi. Untuk cara penginstalan wifi, akan saya bahas dalam artikel berikutnya. Pada saat update, terjadi broken packages. Karena belum pernah mengalami hal seperti ini, akhirnya saya cari di google dan menemukan jawabannya di forum Linux Mint. Jawaban yang saya temukan di forum tersebut adalah menggunakan perintah sudo apt-get upgrade di terminal. Proses Update tidak berjalan lama seperti pada saat saya update Linux Mint 7 Gloria saya. Proses update kali ini hanya berjalan 3 jam dengan koneksi GPRS. Kini, Linux Mint yang saya miliki bisa berjalan dengan normal dan lancar. Kecantikan Helena kini bertambah setelah saya menggunakan tema Mac4Lin.
Sayangnya, saya belum sempat mengabadikannya dalam bentuk Screen shot, karena saya sedang mengupdate aplikasi tambahan di Karmic Koala saat saya menulis artikel ini. Tapi, bagi yang masih penasaran dengan Linux Mint 8 Helena, anda bisa mendownloadnya di situs resmi Linux Mint.

Related posts:

  1. Saat Helena Ngambek Sejak mengenal Linux Mint, saya merasa sangat tertarik sehingga saya...
  2. Berkhianat Menjadi Ubuntu Mania Sejak pertama menggunakan Linux sebagai sistem operasi utama pada notebook...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

10 Responses to “Helena oh Helena”

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

September 2010
M T W T F S S
« Aug    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
Stats

Iklan