Archive for the ‘distro’ Category

Melepas Karmic demi Isadora KDE

Akhirnya, Linux Mint 9 Isadora KDE bisa terpasang di notebook Lenovo S10-2 Ideapad milik saya. Bersanding dengan Linux Mint 9 Isadora dan Ubuntu 10.04 Lucid Lynx yang telah terpasang lebih dahulu. Linux Mint 9 KDE yang saya download selama semalaman di warnet milik teman saya, harus saya buat DVD karena besar file ISO dari distro ini adalah 1,3 GB. Berbagai aplikasi bawaan yang cukup banyak dan juga lengkap, membuat Linux Mint 9 KDE yang saat ini masih RC ini saya pilih sebagai desktop KDE yang akan selalu enjadi pilihan yang menarik bagi saya. Terlebih lagi dengan tampilannya yang cantik. Setelah gagal pada versi Helena, kini saya bisa menikmati kecantikan Linux Mint dalam balutan busana KDE.

Read the rest of this entry »

Linux Mint 9 KDE RC

Linux Mint 9 KDERasa penasaran yang saya miliki tentang Linux Mint KDE, kemungkinan akan terayar beberapa saat lagi. Terlebih lagi saat saya gagal mendapatkan Linux Mint 8 Helena versi KDE. Tim Linux Mint saat ini tengah mengembangkan Linux Mint 9 KDE. Walaupun saat ini versi yang mereka rilis adalah versi RC, namun penantian saya terhadap Linux Mint KDE 9 mulai terbayar. Beberapa fitur yang ditanamkan di Linux Mint 9 KDE adalah:

  1. KDE Network Manager
  2. Aplikasi-aplikasi baru
  3. Software manager dengan 30.000 lebih aplikasi siap download dan install

Dan masih banyak lagi hal baru yang bisa didapatkan dari Linux Mint 9 KDE RC.

Read the rest of this entry »

Isadora yang Cantik

Inilah Linux Mint yang saya tunggu-tunggu setelah mendapatkan Linux Mint 7 Gloria, dan juga Linux Mint 8 Helena. Linux Mint 9 Isadora LTS, keturunan dari Ubuntu 10.04 Lucid Lynx LTS, memang sangat menggoda saat pertama kali saya mencobanya. Sama seperti Ubuntu 10.04 Lucid Lynx, Linux Mint 9 Isadora membawakan beberapa perubahan yang cukup berarti, seperti:

1. Booting startup lebih cepat daripada Linux Mint 8 Helena
2. Fitur LTS atau Long Term Support
3. Aplikasi Gwibber, dan juga F-Spot telah terpasang secara default
4. Berbeda dengan Ubuntu 10.04 Lucid Lynx LTS, GIMP selalu dibawakan oleh Linux Mint
5. Broadcom Wifi yang ada di notebook saya, bisa berjalan dengan lancar tanpa harus melakukan konfigurasi seperti pada Ubuntu 10.04 Lucid Lynx LTS
Read the rest of this entry »

Sedikit review pribadi tentang Ubuntu 10.04 Lucid Lynx LTS

Tulisan ini seharusnya saya tulis beberapa hari yang lau setelah saya mendapatkan Ubuntu 10.04 Lucid Lynx menggunakan Prozilla. Namun, karena saya lebih dahulu mengisi aplikasi-aplikasi yang saya butuhkan di Ubuntu, sehingga membuat saya melupakan tulisan tentan review Ubuntu 10.04 Lucid Lynx. Selain itu, banyaknya blog yang membahas tentang Ubuntu 10.04 Lucid Lynx LTS, membuat saya mencoba untuk mengulur waktu hingga saya merasa siap untuk mengeluarkan review pribadi tentang Ubuntu terbaru ini. Berikut ini beberapa catatan tentang Ubuntu 10.04 Lucid Lynx menurut saya secara pribadi.
Read the rest of this entry »

Incoming search terms for the article:

Aplikasi wajib di Ubuntu 10.04 Lucid Lynx

Sejak memasang Ubuntu 10.04 Lucid Lynx LTS, banyak sekali aplikasi yang harus saya pasang di Ubuntu ini. Terutama aplikasi grafis, sound & video, programing, dan aplikasi lain yang benar-benar saya butuhkan dalam Ubuntu 10.04 Lucid Lynx yang saya miliki ini. Secara default, Ubuntu ini memiliki banyak sekali kekurangan dalam hal aplikasi. Tidak adanya GIMP yang biasanya menjadi pasangan ideal aplikasi grafis dan Linux, membuat Ubuntu 10.04 menjadi kurang greget. Untung ada fitur LTS atau Long Term Service yang membuat para pengguna Ubuntu menantikan versi 10.04 ini. Selain itu, beberapa aplikasi tambahan seperti F-Spot dan Pitivi masih kurang mampu menggantikan hilangnya GIMP dari Ubuntu, menurut saya.
Read the rest of this entry »

Incoming search terms for the article:

September 2010
M T W T F S S
« Aug    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
Stats

Iklan