Archive for the ‘coretan iseng’ Category
Install wifi Realtek RTL8191/8192SE pada Linux Mint 9
Beberapa hari yang lalu, saya mendapatkan rejeki sebuah netbook baru dari Ayah saya. Netbook tersebut adalah Axioo Pico seri PJM. Dengan spesifikasi yang membuat saya cukup tergiur, akhirnya notebook Lenovo S10-2 Ideapad yang selalu menemani saya dan juga mengawali saya belajar Linux, saya berikan kepada adik saya yang kini telah menjadi Calon Bidan. Awalnya saya install Linux Mint 9 Isadora. Namun seperti biasa, masalah wifi yang baru saya kenal menjadi momok yang cukup merepotkan. Wifi Realtek RTL8191 yang ada pada netbook Axioo Pico milik saya ini terbaca, namun tidak mampu membaca sinyal wifi yang ada pada toko kopmuter milik teman saya. Saat saya cek melalui hardware drivers, tidak ada driver yang harus saya install. Kemudian saya mencoba memasang driver bawaan, namun wifi langsung tidak mau terbaca. Hampir saja saya putus asa menghadapi masalah ini.
Namun, saat saya memiliki keinginan memasang openSUSE kedalam netbook ini, saya mencoba mencari tahu bagaimana cara mengaktifkan driver wifi realtek RTL8191 pada OpenSUSE. Akhirnya saya menemukan jawaban atas pertanyaan saya disini. Tanpa pikir panjang lagi, saya langsung mencobanya pada Linux Mint 9 Isadora milik saya. Berikut ini cara mengaktifkan driver wifi RTL8191 pada netbook Axioo Pico PJM:
sudo apt-get install build-essential linux-source-2.6.31 linux-headers-generic
cd /usr/src
sudo tar -xvjf linux-source-2.6.31.tar.bz2
sudo ln -s /usr/src/linux-source-2.6.31 /usr/src/linux
cd ~
mkdir Realtek
cd Realtek
wget http://launchpadlibrarian.net/33927923/rtl8192se_linux_2.6.0010.1012.2009.tar.gz
tar -xvzf rtl8192se_linux_2.6.0010.1012.2009.tar.gz
cd rtl8192se_linux_2.6.0010.1012.2009
make
sudo su
make install
modprobe r8192se_pci
iwconfig
Dengan mengandalkan akses internet cepat dari warnet milik teman saya, tentu saja dengan melepaskan kabel LAN pada warnet tersebut untuk saya sambung ke netbook Axioo, saya hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja untuk bisa mendapatkan hasil yang cukup memuaskan. Tanpa perlu restart netbook Axioo Pico PJM saya, dan kebetulan Access Point Hotspot yang biasanya ada di Toko Komputer milik teman saya dibawa ke warnet, langsung saja saya coba menghubungkan netbook saya kedunia internet melalui sambungan jaringan wifi. Ternyata cara diatas benar-benar ampuh dan juga saya rekomendasikan bagi pengguna Linux yang mengalami masalah wifi RTL8191.
Semoga saja pengalaman saya ini bisa bermanfaat bagi anda. Selamat mencoba dan berjuang.
Incoming search terms for the article:
Berkah menjadi penjaga warnet dadakan
Sekitar 2 minggu lebih, saya bekerja paruh waktu disebuah warnet milik teman saya. Keisengan saya ini sejak merubah warnet yang dulunya menggunakan windows bajakan untuk beralih menggunakan Linux Mint 9. Berkat Gbilling dan juga Linux Mint 9 Isadora yang saya miliki, kini warnet sahabat saya ini menggunakan Linux, tanpa ada komplain dari para penggunanya. Sejak saat itu, saya sering sekali menggantikan pemilik warnet untuk menjaga warnet ini, karena karyawan yang ada diwarnet ini telah keluar. Dengan menjaga warnet ini, saya memiliki kesempatan untuk berbagi ilmu tentang blogging. Alhamdulillah, beberapa Blogger Banyumas baru, mulai tumbuh dari warnet ini. Selain itu, saya juga memanfaatkan bandwidth melimpah dari warnet ini untuk mengunduh beberapa distro Linux yang baru.
Kubuntu di Linux Mint 9
Iseng saya mencoba memasang Kubuntu Desktop di Linux Mint 9 Isadora. Keisengan saya ini ternyata cukup memuaskan, karena kini Linux Mint 9 Isadora memiliki 2 desktop. Memang masih kalah dengan Ubuntu 9.10 Karmic Koala yang telah memiliki 4 Desktop, yaitu Gnome, KDE, LXDE, dan XFCE. Namun yang paling menyenangkan adalah Network Manager Kubuntu yang sebelumnya masih bermasalah dengan modem Sierra saya, kini bisa berfungsi seperti pada Gnome. Jika dulu saya harus memancing sinyal GPRS IM2 yang ada pada modem saya melalui Gnome, kini saya tidak perlu melakukan hal tersebut lagi, karena saya hanya harus memancing sinyal GPRS melalui Network Manager KDE saja. Sebuah perbaikan yang cukup baik, mengingat Kubuntu merupakan salah satu desktop favorit saya, karena tampilannya yang sangat cantik.

Mengais rezeki dari dunia Open Source
Sebagai seorang pengguna Linux yang masih pemula, dan juga belum lama menggunakan aplikasi Open Source, saya menggunakan ilmu yang saya miliki untuk mencari uang. Entah ini benar atau tidak, saya tidak tahu. Karena saya hanyalah pengguna Linux dan juga aplikasi Open Source yang masih pemula. Sebenarnya saya sendiri bingung apakah ilmu yang saya komersilkan ini berkah atau tidak. Namun, hanya sedikit ilmu tentang Linux dan juga aplikasi Open Source yang menjadi modal saya untuk mencari uang dari dunia nyata. Jika mengandalkan kemampuan saya yang hanya lulusan SMA, karena saat ini saya masih kuliah, tentunya akan sulit menemukan pekerjaan yang cocok. Terlebih lagi, saya adalah salah satu dari sekian banyak orang yang lebih suka menggunakan kemampuan yang dimiliki untuk mendapatkan rezeki.
Gagal CCL, GBilling pun jadi
Ini adalah pengalaman pertama saya memasang Linux di warnet. Sebuah warnet milik teman saya yang ingin menjajal kemampuan Linux, khususnya Linux Mint 9 pada warnetnya. Selain itu, teman saya tersebut ingin tampil beda dengan Linux Mint 9 Isadora sebagai Sistem Operasi kedua setelah Windows (bajakan pula
). Dengan berbekal pengetahuan tentang Linux, serta sedikit modal nekad karena belum pernah melakukan installasi Billing pada Linux, saya mencoba memasang Linux Mint 9 Isadora pada 6 komputer di warnet tersebut. Semua berjalan lancar, hingga masalah installasi billing CCL pada Linux Mint 9. Padahal saya sudah melakukan sesuai dengan petunjuk dari Begawan Linux Banyumas, Pradna, yang tertulis pada artikel Installasi Billing CCL pada Ubuntu. Pada saat instalasi Billing CCL server, saya menjajal dengan perintah cclfox -nossl. Namun yang terjadi adalah perintah cclfox belum terpasang. Akhirnya saya menyerah dengan Billing CCL.