Logo
  • Entries
  • Comments
  • Popular
Recent Posts
  • January 2012
  • December 2011
  • October 2011
  • July 2011
  • June 2011
  • May 2011
  • April 2011
  • March 2011
  • February 2011
  • January 2011
  • December 2010
  • November 2010
  • October 2010
  • September 2010
  • August 2010
  • July 2010
  • June 2010
  • May 2010
  • April 2010
  • March 2010
  • February 2010
  • January 2010
  • December 2009
  • November 2009
Recent Comments
  • Ferry Lee Wah, nyasar sampe kemari.. hemm saia coba dulu mas bos. t...
  • Estiko Wah, saya belum pernah menggunakan. Sudah coba untuk menggun...
  • susilo nice post gan, btw, mau tanya juga, saya punya modem prolin...
  • Estiko Pakai linuxnya apa? Biasanya enable networknya itu setelah b...
  • meneer mas,kok dtampilan network connection ga ada pilihan "enable ...
Popular Articles
  • Sekolah pun mengajarkan kita membajak (32)
  • Instalasi Ubuntu Studio 9.10 (bagian 2) (24)
  • Link Sahabat (22)
  • Linux Mint Debian Edition (20)
  • Kepintaran anda mencari software alternatif (19)
  • Home
  • About
  • Kontak Saya
  • Link Sahabat
  • Sitemap

Installasi Debian 5 Lenny

Posted by Estiko on Jan 16, 2010 in distro, linux, tips | 6 comments

Debian adalah sebuah distro Linux yang menurunkan Ubuntu. Distro ini termasuk distro yang waktu rilisnya cukup lama, karena menunggu stabil sebelum melakukan rilis. Terbukti, hingga saat ini Debian baru mengeluarkan versi 5, kalah dengan keturunannya, Ubuntu yang telah mencapai versi 9. Cara instalasi Debian 5 sebenarnya cukup mudah. Instalasi Debian 5 Lenny seperti instalasi Ubuntu Studio. Berikut ini cara install Debian 5 Lenny:
1. Boot komputer, laptop atau notebook (menggunakan device tambahan) dari CD. Tentunya dengan Live DVD Debian 5 Lenny didalam CD Room.
2. Pilih menu install untuk melanjutkan menginstal Debian 5 Lenny. Atau menu graphical install untuk mencicipi instalasi Debian 5 Lenny dengan grafik yang berbeda.
3. Proses pertama adalah memilih bahasa. Pilih bahasa yang menurut anda mudah untuk melanjutkan instalasi.

4. Setelah selesai memilih bahasa, akan masuk untuk memilih negara, keyboard.
5. Selanjutnya adalah scanning cd room, memuat komponen tambahan dan scanning hardware.
6. Pada proses selanjutnya adalah proses konfigurasi jaringan DHCP. Anda bisa membatalkan proses ini, dan mengatur konfigurasinya secara manual. Karena, proses ini membutuhkan koneksi internet jika kita mengaturnya secara otomatis.
7. Selanjutnya, pemilihan waktu
8. Proses selanjutnya adalah scanning hard disk dan memilih partisi hard disk yang akan dipasangi Debian 5 Lenny. Pilihan format Hard disk maksimal hanya Ext3 (Oleh karena itu, Debian tidak dapat mounting Hard disk yang memiliki format Ext4). Setelah anda melakukan pilihan pada hard disk, dan menentukan titik mounting hard disk tersebut, lanjutkan dengan memilih selesai memilih partisi hard disk.
9. Proses selanjutnya adalah format partisi hard disk yang telah anda pilih, serta format partisi hard disk yang anda gunakan sebagai swap. Setelah formating, proses selanjutnya adalah memasang sistem dasar pada partisi yang telah anda pilih.
10. Proses berikutnya adalah menentukan password untuk root, Nama lengkap anda, nama user anda, dan password user.
11. Proses selanjutnya adalah konfigurasi pengelola paket. Pada proses ini, akan anda scanning DVD Debian yang lain, atau lebih tepatnya Repository Debian. Jika anda memiliki 4 DVD Repo Debian, anda bisa memilih untuk scan DVD yang lain, dengan cara memilih Yes. Setelah anda selesai scanning semua DVD Debian, masukkan kembali DVD Debian Disk 1, untuk melanjutkan konfigurasi pengelola paket.
12. Setelah proses konfigurasi selesai, maka anda akan disediakan pilihan paket Debian yang akan anda install. Secara default, paket yang terinstal adalah Debian Desktop. Anda bisa memilih paket lain dengan cara memilihnya menggunakan tombol spasi. Setelah selesai memilih paket, tekan enter untuk melanjutkan instalasi dan memasang paket yang telah anda pilih.
13. Setelah selesa memasang Software atau paket yang telah anda pilih, proses selanjutnya adalah memasang grub. Pilih Yes jika anda ingin menginstal Grub. Atau, anda bisa menggunakan Lilo.
14. Setelah anda selesai menginstal Grub, proses selanjutnya adalah menyelesaikan instalasi. Setelah selesai, maka komputer, laptop atau notebook anda akan meminta untuk restart. Setelah restart, anda bisa menggunakan Debian 5 Lenny yang telah anda install.

Proses instalasi Debian 5 Lenny, bisa dikatakan memerlukan waktu yang cukup lama. Selain itu, saya belum bisa membuat screenshot untuk instalasi Debian 5 Lenny. Semoga saja tips ini bisa bermanfaat bagi anda yang ingin mempelajari mbahnya Ubuntu. Karena, Debian 5 Lenny tidak seperti Ubuntu yang mudah digunakan oleh pemula. Distro ini ditujukan bagi mereka yang sudah advance atau berpengalaman. Jadi, bagi anda yang masih pemula, tidak disarankan untuk menggunakan Debian 5 Lenny.

Related Posts:

  • default Installasi Debian 5 Lenny Instalasi Ubuntu Studio 9.10 (bagian 2) Ubuntu studio adalah distro Linux yang berbasis pada Ubuntu, namun lebih menonjolkan sisi multimedia dibandingkan office dan internet. Terbukti, aplikasi office yang terinstal hanyalah Dictionary ...
  • default Installasi Debian 5 Lenny Linux Mint Debian Edition Rasa penasaran setelah mencoba Linux Mint 10 Julia (walaupun masih RC, walaupun versi releasenya sudah ada), rasa penasaran saya terhadap Linux Mint yang lain semakin ...
  • default Installasi Debian 5 Lenny Daftar Linux di Notebook Setelah pada artikel sebelumnya, saya menuliskan tentang akhir dari windows xp, kini saya ingi share beberapa Linux yang telah saya instal di notebook Lenovo ...
  • default Installasi Debian 5 Lenny Menyandingkan Fedora 12 dengan Isadora Lama tidak menjajal distro-distro Linux. Kesibukan offline dan juga berusaha untuk monetize blog yang saya miliki, membuat saya jarang sekali menjajal distro-distro Linux yang baru. ...
  • default Installasi Debian 5 Lenny Daftar Distro yang sementara ini terkoleksi Sebagai pengguna Linux pemula, keinginan mencoba distro Linux lain adalah sesuatu yang sering terjadi. Selain untuk mempelajarinya, juga rasa penasaran dengan rasa distro lain. Beberapa ...

Incoming search terms for the article:

  • cara instal debian 5
  • cara instalasi debian 5
  • debian 5
  • install debian 5
  • cara install debian 5
  • langkah-langkah instalasi debian
  • instalasi debian lenny
  • cara menginstal linux debian lenny
  • instalasi debian
  • instalasi debian 5
Post Tag : cara inatall debian, cara instal debian 5, cara instal debian lenny, cara instal linux ubuntu debian, cara instalasi debian 5, cara instalasi debian desktop, cara install debian, cara install debian 5, cara install debian 5 lenny, cara install debian 5.0, cara installasi dan konfigurasi linux debian lenny 5.0, cara installasi linux debian 5.0 lenny, cara konfigurasi debian 5, cara menginstal debian 5, cara menginstal debian 5.0, cara menginstal linux debian 5, cara menginstal linux debian lenny, cara mengistall debian 5,0, cara nginstal linux ke notebook, debian 5, debian 5 lenny, device driver debian leeny, instal debian, instal debian leny, instalasi debian, instalasi debian 5, instalasi debian 5 lenny, instalasi debian lenny, install debian 5 lenny, installasi debian, installation debian 5 lenny, istalasi debian 5, kelebihan debian, kelebihan debian lenny, keuntungan instalasi debian, konfigurasi debian 5, konfigurasi debian 5 lenny, langkah - langkah menginstal linux debian lenny, langkah instalasi debian leny, langkah install debian lenny, langkah-langkah instal debian, langkah-langkah instal debian linux, langkah-langkah instalasi debian, langkah-langkah instalasi debian 5, langkah-langkah instalasi debian 5 lenny, langkah-langkah menginstall debian 5, menginstal debian, panduan install debian lenn6, tutorial install debian 5

6 Responses to “Installasi Debian 5 Lenny”

  1. gadgetboi says:
    17 January, 2010 at 15:38

    (pertamax)
    .-= gadgetboi´s last blog ..Three!!! =-.

    Reply
  2. gadgetboi says:
    17 January, 2010 at 15:40

    debian tuh lebih tepat mboknya ubuntu kali dari pada mbahnya (rofl) :-P (LOL) sayang tidak seramah anaknya … sekarang masih wvdial-an euy saya … hehehehe …. tapi lebih ringan ….
    .-= gadgetboi´s last blog ..Three!!! =-.

    Reply
  3. enggalicious says:
    4 February, 2010 at 12:42

    (cendol) gan ..
    thanks banyakkkk …

    Reply
  4. joe says:
    10 March, 2010 at 19:25

    klo konek internet dengan modem option icon 225 di debian gimna seh? kok susah install wvdialnya? apa mang ga ada paketnya di cdnya ya?
    thx ya (cendol)

    Reply
  5. debmintosh says:
    30 April, 2010 at 06:32

    maaf mas, sy tidak setuju dgn kata2 ini

    “Terbukti, hingga saat ini Debian baru mengeluarkan versi 5, kalah dengan keturunannya, Ubuntu yang telah mencapai versi 9.”

    lha wong penomoran dan penamaan versinya aja udah beda masa dibilang kalah?? (nyengir)
    lagian ubuntu kan basisnya debian unstable :-)

    Reply
  6. cha says:
    30 June, 2010 at 13:18

    okeee makasiii banyaaak
    .-= cha´s last blog ..INHOUSE KP =-.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

 

Blogger Banyumas

Komunitas Blogger Banyumas

Tulisan Terbaru

  • Membuat Virtualhost pada Localhost OpenSUSE
  • Konfigurasi LAMP Server pada OpenSUSE
  • Install LAMP Server pada OpenSUSE
  • Install Bluefish pada OpenSUSE 12.1
  • Konfigurasi wvdial telkomsel pada OpenSUSE

Arsip

Link

  • Cah Sholihah
  • Catatan Hassan
  • Estiko @ Malhikdua
  • GadgetBoi
  • Jimbun Blogspot
  • Jimbun Punya
  • Komunitas Blogger Banyumas
  • Kucing-Ngeblog
  • Latare Kaki Dablenk
  • MediaQu
  • MediaQU Flash Game
  • PDF Look
  • Pradna
  • Sanjati

Popular Search

  • Linux Mint 11
  • kelebihan linux mint
  • pengertian inkscape
  • flock terbaru
  • Kekurangan Flock

RSS Jimbun Punya

  • Monetize Website dengan BacklinksGenius
  • Adsense for Mobile
  • Konfigurasi server Localhost Windows (XAMPP)
  • Support terhadap Flock Browser telah dihentikan
  • Promosi tulisan lama menggunakan STT2
Designed by Elegant Themes | Powered by Wordpress | Modified by My Wordpress Theme