Iseng, penasaran, serta rasa ingin tahu yang tinggi membuat saya berusaha untuk mencari jalan keluar dari masalah yang saya hadapi saat bermain dengan Ubuntu 9.10 Karmic Koala saya. Kali ini, korban saya adalah sound yang ada pada notebook saya. Suara dari soundcard tidak mau keluar saat saya mengacak-acak file default.pa yang berada di direktori /etc/pulse. Karena masih kurang pengalaman, saya mencoba untuk mengganti string yang ada pada file tersebut. Secara default, bagian file default.pa yang akan saya edit seperti ini:
### Load audio drivers statically (it’s probably better to not load
### these drivers manually, but instead use module-hal-detect –
### see below — for doing this automatically)
#load-module module-alsa-sink
#load-module module-alsa-source device=hw:1,0
#load-module module-oss device=”/dev/dsp” sink_name=output source_name=input
#load-module module-oss-mmap device=”/dev/dsp” sink_name=output source_name=input
#load-module module-null-sink
#load-module module-pipe-sink
Saya mengganti angka 0 pada kalimat yang saya tebali menjadi 1. Setelah itu, saya restart notebook lenovo S10-2 ideapad milik saya. Hasilnya, semua aplikasi yang menggunakan ALSA bisa berjalan dengan lancar. Saya juga cek menggunakan gstreame-properties untuk melakukan test terhadap sound driver saya. Alangkah senangnya saya bisa menggunakan software-software Ubuntu Studio yang menggunakan ALSA sebagai sound drivernya. Aplikasi seperti ALSA Mixer, LMMS, dan software-software lain yang menggunakan ALSA bisa berjalan dengan lancar. Namun, Apa yang terjadi ini membuat saya kecewa juga.Karena, sound driver default milik sound card notebook saya menjadi bisu alias tidak mengeluarkan suara.
Hal ini saya buktikan saat booting, kemudian memainkan file Mp3 dengan Rhytmbox, tets file mp3 dengan mouse over, dan lainnya. Karena saya masih memilih untuk menggunakan sound card bawaan notebook saya, akhirnya saya kembalikan lagi semua file yang saya edit ke setting default. Untung saya masih memiliki Linux Mint 8 Helena yang masih terinstall dengan nyaman di notebook saya. Langsung saja saya kopi isi file default.pa dari Linux Mint 8 dan saya paste di Ubuntu saya. Hasilnya, saya bisa menikmati suara yang keluar dari sound card default notebook saya. Hingga saat ini, saya masih enggan untuk mengacak-acak bagian sound dengan alasan saya masih ingin menggunakan notebook saya dengan normal.
Bagi para sahabat yang telah menjajal kemampuan LMMS, atau Linux Multimedia Studio, trik apakah yang anda gunakan agar sound LMMS bisa keluar tanpa harus mengedit /etc/pulse/default.pa? Jika anda memiliki tips tertentu, mohon di share di kolom komentar.
wah belom pernah ngoprek tuh mas estiko …
kemarin aja saya panas dingin pas sound hilang gara-gara update. gak tahunya harus saya matiin dialup modemnya … karena bentrok sama ALSA …
*hehehe akhirnya saya bisa internetan di puppy baru … *
.-= gadgetboi´s last blog ..Gagal meraih ‘bintang’, sekarang sibuk menunggangi ‘naga’ =-.
ngetes mandriva di warnet (cry) susah banget nambahin reponya …
.-= gadgetboi´s last blog ..posting-posting yang tidak akan pernah saya lupakan =-.
mas estiko bisa enggak konek ke internet pake mandriva? …
selalu gaal karena kartu m2 yang ada di modem sierra saya ga terbaca. hp juga dianggap sebagai lan
1 bulan yg lalu kalo gak salah saya update kernel ubuntu dan suara hilang harus pake alsa supaya bisa nyanyi. dan masalah yang sama seperti mas estiko juga saya dapatkan, akhirnya saya install ulang ubuntu karena gak bisa ngoprek (pake remasteran mas estiko dulu).
@sanjati, mungkin bentrok sama driver lain mas sanjati … (scenic)
.-= gadgetboi´s last blog ..posting-posting yang tidak akan pernah saya lupakan =-.
aku durng njajal je…
.-= ciwir´s last blog ..Dampak ACFTA Terhadap Lingkungan Hidup =-.
(banana_mesum) (email) (angel) (salaman) (piss) (kopdar) (stupid) (spammer) (???????)
(rusian)
coba di miss call siapa tau kembali
salam kenal mas
.-= koplak´s last blog ..kesadaran =-.
aku jarang ngotak atik jeroanne..!
aku cuman sebatas penikmat aja..!
(drinking)