Chromium Linux adalah sebuah browser yang katanya Mbahnya Google Chrome. Browser ini termasuk browser yang cukup ringan dan juga powerfull. Cara mendapatkannya ada 2 cara. Yaitu melalui repositorinya, atau melalui situs resminya langsung. Jika melalui situs resminya, silahkan klik di sini untuk download file .zip. Pilih file yang terbaru. Jika melalui repositori, gunakan terminal konsole pada Ubuntu anda. Untuk Ubuntu 9.10 Karmic Koala, silahkan gunakan perintah berikut ini pada terminal Ubuntu anda.
Pada terminal ketik:
sudo apt-key adv –recv-keys –keyserver keyserver.ubuntu.com 4E5E17B5
Lalu lanjutkan dengan mengetik pada terminal:
sudo gedit /etc/apt/sources.list
Tambahkan baris ini:
deb http://ppa.launchpad.net/chromium-daily/ppa/ubuntu karmic main
Save lalu Exit.
Setelah itu, anda ketikkan perintah sudo apt-get update && sudo apt-get install chromium-browser. Setelah itu, proses download dan instalasi akan berjalan di terminal Ubuntu anda. Setelah selesai, anda bisa menggunakan browser ini melalui menu, internet, chromium. Jika anda mendownloadnya secara langsung dari situs resmi chromium, anda bisa membuat shortcut pada desktop linux anda. Karena, file yang anda download adalah file .zip yang isinya chromium linux yang sudah matang dan untuk launchernya berbentuk binary. Caranya sangat mudah. Sebelumnya, ekstrak file chrome-linux.zip pada folder home anda. Setelah itu, anda ketikkan perintah sudo gedit /home/username/chromium.desktop. Maka akan muncul jendela chromium.desktop yang masih kosong. Anda isi dengan keterangan sebagai berikut:
[Desktop Entry]
Version= (Sesuai versi aplikasi)
Encoding=UTF-8
Name= Chrome Linux
Comment= Chrome Linux
Exec=/home/(yourusername)/chrome-linux/chrome
GenericName= Chrome Linux
Icon=/home/yourusername/chrome-linux/product_logo_48.png
Path=
StartupNotify=true
Terminal=false
TerminalOptions=
Type=Application
X-KDE-SubstituteUID=false
X-KDE-Username=
Categories=Network;Application;
GenericName[en_US]=Chrome Linux
Setelah anda selesai memasukkan data diatas, klik save dan exit. Copy file chromium.desktop dan paste di desktop Linux anda. Klik file tersebut, dan klik mark as trusted. Jika data yang anda masukkan benar, maka shortcut tersebut bisa anda gunakan untuk mengakses chrome-linux. Jika anda menggunakan repositori, browser ini selalu minta untuk diupdate hampir setiap hari. Anda harus mengupdate file chromium linux yang besarnya sekitar 10 MB lebih. Entah karena seringnya browser ini memiliki versi terbaru atau apa, saya belum mengerti. Tapi, saat saya cek di sini, hampir setiap hari terdapat update versi terbaru. Cukup merepotkan juga jika harus mengupdate hampir setiap hari. Selain itu, anda tidak akan bisa pamer OS yang anda gunakan jika anda menggunakan browser ini saat anda berkomentar di sebuah blog yang memasang plugin useragent. OS yang terbaca adalah GNU Linux. Jadi, anda tidak bisa pamer OS terbaru yang anda gunakan jika menggunakan browser ini. Apaka anda masih ingin menggunakan browser ini? Bagi saya, ini adalah sebuah dilema. Karena, kebiasaan saya yang sering nongkrong bareng bersama teman-teman di hotspot area gratis, membutuhkan banyak browser. Jadi, mau tidak mau saya masih setia pada browser ini, walaupun jarang saya pakai.
Test useragent pake google chrome
.-= Estiko´s last blog ..Chromium-Linux, Browser Ringan yang selalu minta update =-.
@Estiko, sayangnya nggak bisa dipake buwat paer useragent… hihihi…. OS-nya nggak nongol!
.-= Andy MSE´s last blog ..Quantum Sex =-.
@Andy MSE, betul… yang nongol cuma GNU Linux, ga bisa buat pamer
Test useragent pake Galeon
Test lagi pake flock
@Estiko, wehhh… mint-nya sudah sembuh mas (mmm)
.-= gadgetboi´s last blog ..themes cantik berkualitas untuk Ubuntu =-.
B-) emang chromium tuh selalu uptodate apa takut ada bug yang gangu yah?
no build-nya selalu nambah kok mas estiko. kalau engga mau cape kenapa enggak pake chrome sekalian (LOL)
.-= gadgetboi´s last blog ..themes cantik berkualitas untuk Ubuntu =-.
Test
.-= E´s last blog ..Chromium-Linux, Browser Ringan yang selalu minta update =-.
test…….