Sebagai pengguna Linux pemula, rasa penasaran dan ingin tahu adalah hal yang paling sering saya rasakan. Sehingga, saya sering sekali bertanya dan juga berusaha untuk mencari tahu melalui banyak cara, seperti melakukan pencarian pada mesin pencari seperti Google untuk mendapatkan jawaban tentang apa yang sedang membuat saya penasaran dan juga untuk berusaha menguasai hal tersebut.
Selain itu, saya juga sering bertanya pada Master Linux yang saya kenal, jika saya mendapatkan masalah dalam menghadapi Linux, atau sedang melakukan percobaan. Namun, tidak jarang saya tidak menemukan jawaban yang memuaskan saat mencari sebuah cara penyelesaian masalah yang saya hadapi dalam mempelajari Linux. Sehingga, saya mencoba untuk bertanya pada para Master Linux yang saya kenal. Namun, tidak semua masalah yang saya hadapi, pernah dialami oleh para master Linux. Sehingga, saya terkadang tidak mendapatkan sebuah jawaban yang pasti.
Bagi saya, memiliki rasa penasaran dan ingin tahu dalam mempelajari Linux, membuat saya lebih bersemangat dalam mempelajari Linux. Sehingga, saya sering mendapatkan ilmu dan juga hal baru dalam belajar Linux. Ilmu baru tersebut, sering saya dapatkan saat saya mengalami berbagai permasalahan dalam mempelajari Linux. Sehingga, berbekal rasa penasaran dan juga keingin tahuan saya untuk dapat menyelesaikan masalah yang saya hadapi, saya berusaha untuk mencari penyelesaian masalah yang saya alami. Sehingga, saat saya dapat menyelesaikan masalah tersebut, saya ingin berbagi dengan para pengguna Linux yang lain dengan cara menuliskan pada blog ini. Semua ini berbeda jika saya mempelajari Linux karena tuntutan tugas atau karena masalah kuliah. Menurut saya, jika mempelajari Linux karena tuntutan kuliah atau tugas, hasilnya tidak akan maksimal. Semua ini karena kita hanya fokus kepada sebuah tugas dan juga masalah kuliah, jarang melakukan percobaan dalam mempelajari Linux, kecuali pada saat kuliah saja. Hal ini membuat kita akan mendapatkan ilmu saat kuliah dan mencari tugas saja. Sehingga, rasa penasaran dan keingin tahuan untuk menguasai Linux jarang sekali muncul.
Oleh karena itu, bagi anda yang sedang mempelajari Linux, khususnya bagi anda yang masih pemula, janganlah mempelajari Linux jika anda tidak memiliki rasa ingin tahu atau penasaran dalam mempelajari Linux. Karena, jika anda tidak memiliki hal tersebut, penguasaan ilmu tentang Linux, akan kurang sempurna. Tulisan ini hanyalah sebuah motivasi saja bagi para pengguna Linux yang masih pemula.
(pertamax) (cendol)
Berarti situ termasuk power user. Tidak semua pengguna mau tangannya dikotori untuk mengatasi troubleshoot sendiri.
Pengguna power user mungkin akan semakin merasa tertantang mengatasi masalah. Bahkan mencoba distro yang dianggap lebih sulit demi egonya. Sebaliknya dengan pengguna biasa.
.-= dani´s last blog ..HONcode Seal on SERPs and Online References =-.
sama donk (nyengir) saya juga begitu. pada akhirnya saya menemukan jawaban saya sendiri …
Iya, memang enak menyelesaikan masalah seorang diri. Tantangan=huruf, tanpa huruf kita tidak akan bisa baca tulis. Dan tanpa tantangan, tahu sendiri, lah…
Temukan jawaban sendiri adalah ciri khas orang-orang yang mau belajar Linux dan FOSS.
Salam kenal, juragan-juragan yang bersemangat!
dua jempol deh buat master yg satu ini,
saya dlu sempat pke sabily,tp karna kurang flexibel sama sopwer2 kebanyakan yg beredar jd ganti deh ma Windows !
Saya Salut Banget Deh Buat Agan (Master Linux)
Saya Emang Baru kemarin Pake Linux (Pertama Kali Nih…)
Saya Hanya Ingin tau Dan Pengen Coba aja,
karna os di dunia ini Bukan cuman Windows Doankk….(maklum Gan saya kan Peminat windows Dari Kenal Kompi)
Untuk Para Penggemar LINUX – Never Give Up For Learning