Judul di atas bukanlah akhir dari widows xp secara global, karena sekarang ini windows seven tengah ramai digunakan oleh banyak orang. Namun, ini adalah akhir dari windows xp yang ada pada notebook saya.
Widows XP SP 2 adalah OS pertama yang selalu menjadi pilihan utama saya saat pertama kali saya memiliki notebook Lenovo ini. Namu, sejak saya mengenal Linux, semuanya kini telah berubah. Terlebih lagi, windows yang saya gunakan ini sangat menjengkelkan saat seringnya virus-virus menyerang dan mengakibatkan saya harus selalu meginstal ulang OS yang cukup mahal ini. Kebosanan saya untuk menggunakan windows memuncak saat Ubuntu 9.10 Karmic Koala dan Linnux Mint 7 Gloria saya instal di notebook saya. Jujur saja, saat saya menggunakan windows, banyak aplikasi yang berbayar bisa saya miliki dengan gratis. Semua itu tidak lepas dari crack atau serial number yang banyak beredar di internet. Namun, saya merasa tidak nyaman dan juga tidak tenang saat menggunakan software-software tersebut. Namun, tidak sedikit pula software yang say instal di windows saya yang open source. Alasan saya meggunakan barag bajakan adalah harga semua aplikasi windows berbayar, jika saya akumulasikan, bisa saya gunakan untuk membeli sebuah motor baru, atau sangat mahal.
Karena ingi sekali melepaskan diri dari semua semua barang bajakan yang saya instal di notebook saya, akhirnya saya memutuskan untuk beralih ke OS yang Open Source dengan dukungan dari FOSS. Windows XP yang selama ini menjadi sarang bajak laut, saya buang dengan ringan hati. Harddisk sebesar 160 GB saya instal Linux seutuhnya, dengan poligami Linux ala estiko. Walaupun harus bersusah payah belajar menggunakan Linux, namun dengan dukungan dari FOSS, saya bisa mendapatkan aplikasi berkualitas dengan gratis. Kini, saya merasa lebih tenang dan nyaman menggunakan OS yang Open Source dimanapun, atau kapanpun saya mau tanpa adanya beban untuk membeli software dengan harga mahal atau mencari Serial Number dan crack. Karena, linux yang saya gunakan, sudah sangat lengkap saat pertama kali melakukan instalasi. Kecerdasan membaca hardware juga membuat saya tertarik, karena saya tidak memerlukan banyak driver untuk membuat laptop saya bisa digunakan dengan sempurna. Apakah, sahabat masih sering mencari crack, serial number, atau keygen untuk membajak software berbayar? Jika ya, saya sarankan, lebih baik sahabat menggunakan aplikasi yang open source. Karena, aplikasi tersebut bisa anda dapatkan secara gratis, dan juga bisa anda kembangkan jika memang anda tertarik untuk ikut mengembangkan software open source.
(pertamax) (dance)