Archive for December, 2009

Cerita akhir tahun; berpindah hati dari windows ke linux

Pada akhir 2009 ini, ada beberapa hal yang membuat saya kini menjadi pengguna Linux. Berawal dari kiriman Live CD Ubuntu 9.10 Karmic Koala dari Pak Andy MSE, saya yang sebelumnya memuja windows sebagai OS utama notebook dan komputer saya, kini bisa beralih untuk menggunakan Linux, walaupun saat ini, windows masih tetap berada di komputer dan notebook kesayangan saya, sebagai OS tambahan. Selain kiriman CD Ubuntu dari Pak Andy MSE, saya juga mendapatkan sebuah Linux Mint 7 Gloria dari seorang master Linux yang bertemu dengan saya pada Kopdar pertama saya. Beliau adalah Pradna. Banyak cerita tentang kegagalan dan juga keberhasilan saya dalam menggunakan Linux. Mulai kegagalan dalam setting wifi di Ubuntu 9.10 Karmic Koala, sebelum mendapatkan jalan keluar setelah melakukan percobaan sebanyak 4 kali, masalah Ubuntu yang tiba-tiba error saat saya melakukan instalasi driver wifi broadcom pada pertama kalinya, hingga masalah koneksi internet yang selalu gagal di Linux Mint 8 Helena. Namun, selain kegagalan diatas, beberapa keberhasilan yang pernah saya alami dalam melakukan percobaan menggunakan Linux diantaranya adalah:
1. Masalah Wifi Broadcom di Ubuntu dan Linux Mint bisa terselesaikan dengan sempurna
2. Keberhasilan mendownload Linux Mint 8 Helena, walaupun menggunakan windows sebagai OS yang membantu saya
3. Membuat Custom Live DVD dari Ubuntu 9.10 Karmic Koala yang berasal dari notebook Lenovo saya, dan berhasil saya install di komputer saya
Read the rest of this entry »

Orang yang berperan dalam Per-Linuxan saya

Berikut ini adalah nama para master Linux yang telah mengajarkan dan juga berperan baik secara langsung ataupun tidak langsung dalam membuat saya menggunakan Linux sebagai OS utama di komputer dan notebook saya.
1. Pak Andy MSE.
Ilmu dan juga Live CD Ubuntu 9.10 Karmic Koala yang beliau berikan sangat berpengaruh dalam membuat saya menjadi pengguna Linux.
2. Mas Pradna
Satu-satunya master Linux yang pernah Kopdar dengan saya. Berkat Linux Mint 7 Gloria pemberiannya, saya bisa mengenal bermacam-macam distro Linux.
3. Om Riyogarta
Master Linux ini menginspirasi saya melalui tulisan-tulisannya tentang Linux.
4. Mas Iqbal
Tulisan-tulisan darinya sering memberikan ilmu baru bagi saya.
5. Pak Andi Felani
Tulisan dari Pak Felani sering membantu saya dalam menambahkan fitur baru dalam Linux saya.
Selain para master diatas, masih banyak orang-orang yang berperan dalam membuat saya menggunakan Linux. Diantaranya sebagai berikut:
1. Rangga Aditya
2. Om Agus
3. Tri Susilowati
4. Waroeng Ubuntu
Serta masih banyak lagi orang-orang yang berpengaruh dalam membuat saya menjadi pengguna Linux. Walaupun saya belum terlalu lama menggunakan Linux, tapi saya merasa sangat nyaman untuk menggunakan Linux sebagai OS utama saya. Entah kapan saya bisa setia pada salah satu distro Linux, karena saat ini saya masih melakukan poligami Linux di komputer dan juga notebook kesayangan saya. Bagi mereka yang telah membuat saya setia menggunakan Linux, saya tidak tahu harus memberikan award apa. Karena, saya masih belum bisa untuk membuat sebuah award yang cocok buat mereka yang telah membuat saya kecanduan Linux. Mungkin, suatu saat saya akan memberikan award yang tepat untuk mereka yang telah membantu saya menjadi pengguna Linux. Semetara, saya hanya bisa memajang nama mereka di tulisan ini dulu. Jika sudah menemukan nama dan juga tema yang tepat untuk award, saya akan memberikannya kepada mereka yang sementara ini ada dalam artikel ini. Saya ucapkan terima kasih buat mereka yang telah menginspirasi saya. Semoga ilmu dan juga tips yang telah mereka berikan, akan selalu berguna bagi banyak orang, termasuk saya. (worship)

Keinginan menggunakan Linux 100%

Disaat banyak orang yang membicarakan dan berkeinginan untuk mencicipi kedahsyatan Windows 7 (Win7), saya malahan ingin meninggalkan Windows. Berbagai alasan membuat saya ingin meninggalkan produk dari microsoft ini, seperti banyaknya virus yang mengintai walaupun sudah menggunakan antivirus no 1 di dunia, biaya yang cukup mahal untuk perawatan sebuah OS, aplikasi asli yang cukup mahal. Jika saya turuti untuk menggunakan sebuah OS windows asli beserta berbagai aplikasi berbayar yang asli, maka biaya yang saya keluarkan bisa untuk membeli sebuah motor atau bahkan sebuah rumah. Masa, mau kreatif saja harus mengeluarkan biaya yang cukup besar? Bagi mereka yang memiliki banyak uang, mungkin tidak akan masalah jika harus mengeluarkan biaya banyak untuk mendapatkan sebuah OS lengkap dan asli. Tapi, saya akan berpikir 10 kali atau bahkan 100 kali untuk mengeluarkan biaya yang cukup besar tersebut. Saya akan memilih untuk menambah modal usaha, jika harus mengeluarkan biaya sebanyak itu. Karena itulah, maka saya memilih untuk menggunakan Linux.
Read the rest of this entry »

Membuat Custom Live DVD Ubuntu 9.10

Setelah kemarin share tentang Remastersys, kini saya akan mencoba untuk share cara membuat custom live dvd Ubuntu 9.10 Karmic Koala menggunakan Remastersys. Jika kemarin kita menggunakan menu backup, kini saya akan share cara membuat custom live dvd menggunakan menu Dist, yaitu menu untuk membuat copy Ubuntu 9.10 kita menjadi file *.ISO dan bisa kita bagikan pada teman-teman kita. Kali ini, langkah yang akan kita ambil cukup singkat, karena kita tidak akan menghapus atau membuang file yang tidak perlu. Yang akan kita copy adalah system dari Ubuntu kita. Berikut ini langkah yang akan kita lakukan:
1. Buka menu Remastersys melalui menu, sistem, administrations, Remastersys.
2. Pilih menu Dist pada pilihan menu pada Remastersys

Menu Remastersys

Menu Remastersys


3. Setelah anda klik OK, maka akan muncul jendela baru. Klik OK dan proses backup akan berjalan selama beberapa menit.

Hasil dari custom live dvd yang berbentuk file *.ISO bisa anda copy atau burn di folder home, remastersys, remastersys. Sebagai catatan, perbedaan antara backup dengan dist, adalah file yang akan dicopy pada custom live dvd anda tidak menyertakan user lama. Sehingga, saat anda melakukan instalasi Ubuntu menggunakan custom live dvd yang telah anda buat, maka tampilan yang tampil adalah tampilan default Ubuntu 9.10 Karmic Koala. Selain itu, karena tidak menyertakan setting dari user lama, maka tidak akan terjadi error saat login ke Ubuntu. Jika menggunakan menu Backup, settingan dan juga user lama akan terbawa sehingga jika anda membuat user baru, akan terjadi error karena seetingan default Ubuntu 9.10 Karmic Koala yang kita backup masih terseting pada user lama. Hal inilah yang saya alami saat mencoba menginstal custom live dvd menggunakan Virtual Box. Hasilnya, saya tidak dapat login ke Ubuntu karena terjadi crash pada setingan user. Hal ini tidak terjadi lagi saat saya menginstal custom live dvd hasil dari Dist pada komputer saya. Ubuntu 9.10 Karmic Koala hasil backup dari Notebook Lenovo saya, bisa lancar saya gunakan di komputer saya. Perbedaan antara custom live dvd dengan live cd asli Ubuntu adalah, hasil update dan juga penambahan aplikasi, theme, atau game yang ada pada Ubuntu 9.10 Karmic Koala yang dibackup, bisa digunakan secara lancar setelah anda melakukan instalasi enggunakan custo live dvd. Maka, bagi anda yang beerniat mengajarkan Ubuntu 9.10 Karmic koala pada sahabat, teman, atau saudara, tapi koneksi internet sangat lambat, sehingga tidak dapat update Ubuntu, maka anda bisa menggunakan cara ini. Jika para pengguna Linux, khususnya Ubuntu yang masih pemula bisa menikmati Ubuntu yang sudah terupdate, maka akan tumbuh semangat untuk mempelajarinya lebih dalam. Semoga saja tips ini bisa berguna bagi anda.

Incoming search terms for the article:

Remastering OS, salah satu kelebihan Linux

Sejak mengenal Linux, khususnya Ubuntu, saya merasa ingin selalu bisa membagi ilmu yang telah saya pelajari pada teman, sahabat atau saudara. Tapi terkadang hal yang paling berat adalah, jika saya mengajarkan ilmu tentang Linux pada seseorang yang memiliki komputer, tapi koneksi internetnya sangat lambat. Karena, salah satu kelemahan Linux adalah tidak bisa berjalan dengan sempurna jika belum terupdate. Tapi, kini masalah tersebut bukanlah momok lagi bagi saya. Hal ini tidak akan menjadi masalah bagi saya untuk mengajarkan ilmu tentang Ubuntu menggunakan Master Ubuntu Custom yang saya buat. Sejak membaca artikel dari Pak Felani, tentang Mastering Ubuntu Karmic, yaitu cara backup Ubuntu 9.10 Karmic Koala saya menjadi Master Ubuntu Custom yang telah terupdate. Menurut Pak Felani, ini sama seperti backup Ubuntu 9.10 Karmic Koala. Tapi, file yang dihaasilkan adalah master ubuntu custom yang bisa diinstal kembali ke komputer yang ingin menggunakan Ubuntu 9.10 Karmic Koala. Sebelum melakukan Remastering, ada beberapa hal yang perlu anda lakukan.
1. Hapus file yang menurut anda tidak perlu dan tidak penting
2. Instal aplikasi Remastersys pada Ubuntu anda. Caranya sebagai berikut:
a. Tambahkan deb http://www.geekconnection.org/remastersys/repository karmic/ di /etc/apt/sources.list Anda
b. Kemudian sudo apt-get update && sudo apt-get install remastersys
3. Saat melakukan backup, usahakan anda terhubung ke internet, karena ada file yang harus didownload dan juga instal saat anda melakukan backup
4. Kosongkan trash atau tempat sampah pada Ubuntu anda
Jika semua hal diatas telah anda lakukan dan anda juga telah siap untuk melakukan backup, maka anda bisa memulai untuk membackup Ubuntu anda menggunakan Remastersys. Caranya, buka aplikasi remastersys melalui menu – system – administrations – remastersys (Berhubung tulisan ini saya tulis melalui Linux Mint 8 Helena yang belum memiliki remastersys, maka saya belum bisa membuat screenshotnya). Setelah itu, anda akan diminta untuk memasukkan password Ubuntu anda. Setelah itu, klik OK pada jendela baru yang muncul. Maka akan muncul menu dari aplikasi remastersys. Menu yang ada diantaranya, Backup, Dist, Distcdfs, Distiso, Modify, Clean, Info, Quit. Pilih menu Backup untuk memulai backup Ubuntu 9.10 Karmic Koala anda. Backup ini akan menghasilkan file *.ISO yang bisa anda jadikan CD/DVD master Ubuntu 9.10 Karmic Koala Custom anda. Proses Remastering akan berjalan setelah anda klik OK pada jendela baru yang muncul. Sebelum proses backup, akan ada proses download dan istalasi file tambahan. Maka, komputer, laptop atau notebook anda harus terhubung ke internet. Setelah file tambahan tersebut terdownload dan terinstal, maka proses backup akan berjalan dalam beberapa menit. Lamanya proses ini tergantung dari Ubuntu anda. semakin banyak file yang akan anda backup, maka proses remastering akan berjalan sedikit lama. Jika proses backup telah selesai, anda bisa menjumpai Master Ubuntu 9.10 Karmic Koala Custom buatan anda pada folder Home – Remastersys – Remastersys. Besarnya file tersebut tergantung dari Ubuntu anda. Semakin banyak file yang perlu anda backup, semakin besar file *.ISO yang dihasilkan. Anda bisa membuat master Ubuntu 9.10 Karmic Koala Custom dengan file backup dari Ubuntu anda. Jadi, anda tidak akan merasa bingung jika anda ingin mengajarkan Ubuntu pada teman, saudara atau sahabat walaupun koneksi internetnya lemot. Karena, master Ubuntu 9.10 Karmic Koala yang anda instalkan pada komputer, laptop, atau notebook saudara, teman atau sahabat anda adalah Ubuntu 9.10 Karmic Koala yang sama dengan Ubuntu milik anda yang anda backup. Jadi, jika anda telah mengupdatenya, maka Ubuntu yang anda instalkan juga sudah terupdate.

Incoming search terms for the article:

December 2009
M T W T F S S
« Nov   Jan »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Stats

Iklan